Equity Project, Unand Undang 35 Profesor Universitas Ternama di Dunia

Metro- 16-04-2024 22:18
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Rektor Unand Efa Yonnedi PhD MPPM Akt CA beserta wakil rektor, Sekprov Sumbar  Hansastri, MWA dan SAU Unand foto bersama saat Halal Bihalal Unand di Auditorium Unand, Selasa (16/4/2024). Arunala.com/Fajril
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Rektor Unand Efa Yonnedi PhD MPPM Akt CA beserta wakil rektor, Sekprov Sumbar Hansastri, MWA dan SAU Unand foto bersama saat Halal Bihalal Unand di Auditorium Unand, Selasa (16/4/2024). Arunala.com/Fajril

Hal serupa juga diberlakukan untuk tenaga kependidikan. "Bagi tenaga pendidikan yang ingin mendapatkan non degree training, kita sudah rencanakan dan anggarkan. Tinggal eksekusinya," ucapnya.

Ia mengatakan tahun ini diadakan equity project dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan untuk mendapatkan recognisi internasional. "Kita tidak mengejar ranking. Karena ranking hanyalah alat. Tapi kita menjadikan ranking sebagai indikator untuk terus memperbaiki diri," tegas Efa.

Sementara Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemprov Sumbar berkomitmen untuk meningkatkan dan memanfaatkan potensi para Diaspora (perantau) Minangkabau yang tersebar di berbagai negara demi mempercepat pembangunan di Ranah Minang.

"Kita akan terus memanfaatkan potensi dari diaspora Minang karena kekuatan utama Sumbar adalah diaspora tersebut," ungkapnya.

Mahyeldi menyatakan untuk mengoptimalkan peran dari perantau Minangkabau, pemerintah provinsi telah membentuk tim khusus yang bertugas untuk memfasilitasi investasi yang berasal dari atau terkait dengan negara-negara tempat diaspora Minangkabau berada.

"Kontribusi perantau Minangkabau telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Ranah Minang, yang terlihat dari perbaikan gini rasio wilayah tersebut. Saat ini gini rasio Sumbar adalah salah satu yang terbaik di Indonesia, berada di tiga besar," tukasnya. (*)

Komentar