Nova Indra: PSU Itu Konstitusional

Metro- 13-12-2020 13:54
Komisioner KPU Sumbar Nova Indra saat memantau pelaksanaan PSU di TPS 17 Nagari Guguak VIII Koto, Minggu (13/12). (Dok : Istimewa)
Komisioner KPU Sumbar Nova Indra saat memantau pelaksanaan PSU di TPS 17 Nagari Guguak VIII Koto, Minggu (13/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Limapuluh Kota, Arunala - Satu dari 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang melakukan pemungutan suara ulang (PSU) ada di TPS 17 Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota.

Hasil pantauan Komisioner KPU Sumbar, Nova Indra yang hadir langsung di TPS itu, melihat bagaimana petugas di TPS setempat serta tak lupa pula beri semangat kepada petugas KPPS di sana.

"Pelaksanaan PSU itu konstitusional, dan legal. Yang tidak boleh itu tidak melakukan PSU," ucap Nova Indra.

Baca Juga

Hal ini di katakan lantaran KPPS TPS17 terlihat sedikit lelah usai membangun kembali TPS 17 untuk pelaksanaan PSU.

Ditanya tentang partisipasi pemilih pada Pilkada serentak kali ini di Sumbar, Nova Indra optimistis tingkat partisipasi pemilih bisa mencapai angka yang ditargetkan KPU yakni 77,5 persen.

Apalagi, jelas dia, pelaksanaan PSU kali ini bertepatan hari Minggu, jadi potensi warga yang akan memilih di TPS yang PSU akan tinggi.

"Sebenarnya soal partisipasi pemilih, kami dari KPU sudah memberikan surat pemberitahuan kepada pemilih. Persoalan orang mau datang ke TPS, tentu itu tergantung dari pemilih sendiri," jelasnya.

Nova Indra menerangkan dilakukannya PSU di TPS 17 di Nagari Guguak VIII Koto karena ada dua pemilih yang bukan DPT di TPS itu memilih pada hari pencoblosan pilkada serentan, Rabu (9/12) lalu.

Terpisah, Anggota Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Ismet Aljannata, menyampaikan PSU yang dilakukan di TPS 17 itu lantaran terdapat dua orang pemilih yang tidak terdaftar, keliru melakukan pemilihan di TPS tersebut.

"Sebab itu KPPS setempat kembali membangun TPS 17 lagi dan melakukan pemungutan suara ulang (PSU) hari Minggu (13/12) ini," kata Ismet Aljannata.

Komentar