Percepatan Pembangunan Sumbar Dikupas

Metro-175 hit 26-02-2021 19:37
Mahyeldi pimpin rakor percepatan pembangunan Sumbar dengan para bupati dan wali kota di Padang, Jumat (26/2). (Dok : Istimewa)
Mahyeldi pimpin rakor percepatan pembangunan Sumbar dengan para bupati dan wali kota di Padang, Jumat (26/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Pascamelantik 11 kepala daerah terpilih di Sumbar, Gubernur Sumbar Mahyeldi langsung menggelar rapat koordinasi dengan kepala daerah yang baru dilantiknya.

Dalam rakor yang diadakan di aula kantor gubernur itu urut hadir Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Jumat (26/2).

Ada tiga hal penting disampaikan Mahyeldi terkait percepatan pembangunan Sumbar dalam rakor itu, yakni penguatan penanganan Covid-19 termasuk vaksinasi, proyeksi pembangunan jalan tol, serta stunting di Sumbar.

Baca Juga

"Terkait penanganan Covid-19, pesan Presiden, harus dikerjakan lebih serius. Semua daerah termasuk Pemprov Sumbar diminta agar mempersempit ruang penyebaran untuk kemudahan pengendalian. Banyak program yang sudah ada selama ini seperti Nagari Tageh, Kongsi Covid, atau yang lainnya, itu sangat bagus sekali tinggal bagaimana memperkuatnya lagi, terutama disiplin prokes," ungkap Mahyeldi.

Untuk program vaksinasi, jelas Mahyeldi, rangking Sumbar sebelumnya sempat anjlok ke rangking 25 di Indonesia. Tapi kini sudah membaik dengan cakupan pelaksanaan vaksinasi mencapai 94,83 persen.

"Melihat yang progressnya membaik, saya mengapresiasinya, terlebih bagi daerah dengan cakupan vaksinasinya yang sudah melebihi 100 persen," tutur dia.

Dari data yang ada, terangnya, cakupan vaksinasi di Sumbar saat ini sudah mencapai 94,83 persen. Bahkan ada kabupaten kota yang nilainya diatas 100 persen.

Dia melanjutkan, daerah dengan cakupan vaksinasi mencapai 100 persen adalah Kabupaten Padangpariaman 124 persen, Kabupaten Sijunjung 115 persen, Kota Pariaman 111 persen, Dharmasraya 102,8 persen, Kota Sawahlunto 104,62 persen, Kota Padangpanjang 104,5 persen, dan Kota Padang 102,96 persen.

Rakor kepala daerah ini juga membahas progres pengerjaan jalan tol Sumbar-Riau yang terkesan lambat.

Dalam pembahasan itu, Mahyeldi meminta bupati wali kota yang hadir dalam Rakor menyatakan siap berkoordinasi dan bersinergi dengan provinsi demi percepatan pembangunannya.

"Jika perlu perencanaan pembangunan Sumbar ke depan yang melibatkan kabupaten kota agar dituangkan dalam bentuk MoU," tekan Mahyeldi. (*)

Komentar