Masyarakat Banyak Saksikan Permainan Lukah Gilo

Metro-309 hit 19-05-2021 15:20
Bupati Solok, Epiyardi Asda. (Dok : Istimewa)
Bupati Solok, Epiyardi Asda. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Permainan rakyat Lukah Gilo yang diadakan masyarakat di salah satu nagari di Kabupaten Solok beberapa hari lalu sempat viral di berbagai media sosial (medsos) dan media elektronik membuat Bupati Solok, Epiyardi Asda merasa kecolongan.

Pasalnya permainan rakyat itu diselenggarakan di tengah masa pandemi Covid-19, lebih dari itu Kabupaten Solok masuk salah satu daerah yang penyebaran Covid-nya masih tinggi di Sumbar.

"Terus terang saya belum mendapatkan laporan terkait kegiatan Lukah Gilo di salah satu nagari di Kabupaten Solok itu," kata Epiyardi Asda saat dihubungi Arunala.com , Rabu (19/5).

Menurut dia, camat dan perangkat nagari setempat belum memberikan laporannya ada kegiatan tradisi itu.

"Pada hal, kini masih dalam masa pandemi Covid-19, bahkan pemberlakuan protokol kesehatan (Prokes) justru diperketat," tukas Epiyardi lagi.

Dia malah menyatakan bila kegiatan Lukah Gilo itu memang terbukti melanggar Prokes, silakan pihak kepolisian maupun Satgas Covid-19 Kabupaten Solok lakukan tindakan terkait kegiatan yang diadakan masyarakat itu.

"Saya tidak ingin tingginya angka penyebaran Covid di Kabupaten Solok. Jadi semua elemen yang ada di kabupaten ini harus disiplin terapkan Prokes," kata Epiyardi Asda.

Sebelumnya, mencuat tayangan di Medsos dan media elektronik menyangkut adanya salah satu nagari di Kabupaten Solok menggelar permainan rakyat Lukah Gilo.

Dalam penyelenggaraannya, memunculkan kerumunan masyarakat, bahkan ada diantara masyarakat itu tidak menggunakan masker.

Komentar