KWT BOHAI Kian Eksis di Pariaman

Metro-24 hit 04-02-2021 15:35
KWT BOHAI Desa Rawang dapat kunjungan dari Camat Pariaman Tengah dan beberapa pimpinan OPD beberapa waktu lalu. (Dok : Istimewa)
KWT BOHAI Desa Rawang dapat kunjungan dari Camat Pariaman Tengah dan beberapa pimpinan OPD beberapa waktu lalu. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Dibawah kepemimpinan Kepala Desa Rawang, Syukri Heriadi Chan, kemajuan desa makin terlihat, bahkan hubungan kekerabatan dan silaturahmi antar warga juga terlihat harmonis.

Dari berbagai kemajuan yang ada itu, satu diantaranya yakni kerjasama masyarakat desa setempat dalam membentuk dan membina Kelompok Wanita Tani (KWT) BOHAI di desa itu.

"Alhamdulillah, sebulan setelah saya dilantik tepatnya Juni 2019, beberapa bulan kemudian kami membentuk KWT BOHAI Desa Rawang. BOHAI sendiri berarti "Bersama Orang Haus Akan Ilmu", dengan beranggotakan 30 orang, dengan tujuan salah satunya adalah untuk menjalin silaturahmi antar warga," ungkap Kades Rawang ini, Kamis (4/2).

Syukri menjelaskan, dulunya sekretariat KWT BOHAI ini menumpang di tanah warga yang tidak termanfaatkan. Seiring berjalannya waktu akhirnya tanah tersebut dihibahkan oleh pemiliknya ke desa untuk dimanfaatkan masyarakat Desa Rawang.

"Sampai saat ini KWT BOHAI sudah beberapakali mengalami panen hasil dari tanaman mereka sendiri, seperti kacang panjang, jagung, pario atau pare, kacang tanah, sayur-sayuran, labu, dan semua hasil panen tersebut dibagikan gratis ke masyarakat yang membutuhkan, dan seandainya ada yang ingin membeli mereka juga menjualnya, uang dari hasil penjualan tersebut dimasukan kedalam kas KWT," terang Syukri.

Sedangkan untuk bibit tanaman yang ingin ditanam, lanjut dia, mereka boleh meminta bantuan ke desa dan PKK untuk mendapatkannya.

"Itulah yang menjadi salah satu pemicu bagi warga desa ini untuk mau saling bantu dan bekerjasamadengan pemerintah desadalam memajukan Desa Rawang ini. Semoga hal seperti ini terus terjalin sampai nanti walaupun tidak saya lagi yang menjadi kepala desa di sini," tegas Syukri.

Komentar