Padang, Arunala.com - Guna mengoptimalkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun anggaran 2023, tim badan anggaran (Banggar) DPRD Jambi, sharing ilmu dengan DPRD Sumbar.
Ini terlihat dengan cukup gamblangnya Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis membeberkan poin poin penting yang perlu dicermati Banggar DPRD Jambi saat membahas LKPJ gubernur di daerahnya.
Hal ini disampaikan Raflis saat menerima rombongan dari Bangga DPRD Jambi itu di ruang khusus 1 DPRD Sumbar, Kamis siang (89/4/2024) kemarin.
Untuk di Sumbar, jelas Raflis, pembahasan LKPJ tahun 2023 berjalan sesuai dengan mekanisme peraturan Perundang-Undangan.
"Hingga sekarang nota pengantar LKPJ yang telah diserahkan gubernur melalui sidang paripurna, terus diperdalam oleh panitia khusus (Pansus) LKPJ DPRD Sumbar," katanya.
Dia menambahkan, dalam menunjang kinerja dewan dalam membahas LKPJ itu, jajaran Sekretariat DPRD sesuai tupoksi, akan bekerja memfasilitasi tugas dewan ini.
"Dengan kolaborasi kerja seperti itu, DPRD secara kelembagaan diharapkan bisa melahir rekomendasi strategis yang bisa menjadi rujukan dalam optimalisasi pembangunan daerah," kata Raflis lagi.
Makanya, sebut dia, dengan sharing Informasi dengan DPRD Sumbar, diharapkan kinerja Banggar DPRD Jambi yang juga membahas LKPJ gubernurnya semakin maksimal.
Sementara anggota Banggar DPRD Jambi dari Fraksi PDIP, Wartono, mengatakan, kunjungan mereka berkaitan dengan pendalaman strategi target dan realisasi anggaran penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.
"Penangan stunting, kemiskinan ekstrem, permasalahan ini jadi salah satu pijakan bagi DPRD Jambi untuk memberikan masukan kepada Pemprov Jambi dalam menyusun RKPD TA 2025," kata Wartono.
Kemudian, setelah mendengarkan paparan dari Sekretaris DPRD Sumbar, dirinya mengaku masukkan yang didapatkan dari DPRD Sumbar akan menjadi referensi untuk penyelenggara pemerintahan yang lebih baik. (*)


Komentar