Padang, Arunala.com- Kegiatan lomba Qasidah dan rebana se Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) juga diisi dengan bazar UMKM yang ada di kecamatan, Kamis (25/4/2024).
Bazar yang digelar di halaman kantor Camat itu diikuti 15 pelaku UMKM yang menggelar berbagai macam produk yang mereka buat.
Dari 15 UMKM yang ikut bazar, satu diantaranya yakni Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Daur Ulang Amak, sudah dapat prestasi nasional sebagai Perempuan Pengiat dari Kemendikbud ristek tahun kemarin.
Ketua dari PKBM) Daur Ulang Amak, Darima menyebutkan usaha yang dikelolanya itu didirikan sejak tahun 2000 lalu.
"Meski barang daur ulang yang kami olah menjadi berbagai bentuk produk souvernir, seperti tas tangan, tas belanja, topi dan lainnya, Alhamdulillah pelanggannya sudah sampai ke berbagai daerah bahkan hingga manca negara," ungkap Darima ketika menjawab Arunala.com di Padang, Kamis itu.
Dia menyebut, pemasaran produknya dari mancanegara berasal dari Malaysia bahkan hingga ke Belanda.
Ditanya bagaimana pemasarannya hingga sampai ke mancanegara dan beberapa provinsi lainnya di Indonesia ini?
Darima menjawab dengan menggunakan sistem pemasaran secara online baik itu Instagram, Facebook dan lainnya.
"Dengan adanya pemasaran secara online ini, Alhamdulillah produk UMKM saya cukup banyak pesanan, sehingga Pemko Padang memberi saja penghargaan peringkat 1 Perempuan Pengiat di Kota Padang," tukas Darima.
Kolaborasikan Kegiatan
Di sisi lain, Ketua UMKM Kota Padang, Dean Asli Chaidir mengatakan hadirnya pelaku UMKM di setiap kegiatan salat support dari Pemko Padang.
"Buktinya, setiap kegiatan yang diadakan pemko, selalu ada UMKM baik dalam bentuk bazar, festival atau apapun itu. Ini adalah bentuk kolaborasi antara Pemko Padang dengan pelaku UMKM di kota ini," kata Dean.
Dalam kegiatan pemko itu, terangnya, para pelaku UMKM ini difasilitasi tempat secara gratis, sehingga para UMKM tidak merasa terbebani dalam biaya tempat.
"Setiap ada kegiatan yang dilakukan pemko itu, segera kami informasikan kepada pihak UMKM, dan Alhamdulillah dengan pola ini pelaku UMKM yang ikut dalam bazar atau festival dari pemko itu selalu mendapat untung," ujar Dean lagi. (*)


Komentar