Agus Fatoni Motivasi ASN Agar Berinovasi

Metro- 19-06-2021 14:24
Bappeda Pariaman Adakan Rakor Kelitbangan Agus Fatoni Motivasi ASN Agar Berinovasi
Bappeda Pariaman Adakan Rakor Kelitbangan Agus Fatoni Motivasi ASN Agar Berinovasi

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negri (BPP) Kemendagri, Agus Fatoni jadi narasumber dalam rakor Kelitbangan tentang inovasi daerah di Kota Pariaman.

Kegiatan ini digagas Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pariaman, dilingkungan Pemko Pariaman, di aula Balaikota setempat, Sabtu (19/6).

Agus Fatoni dalam paparanya inovasi merupakan kebutuhan daerah yang harus kita lakukan, karena itu, kita Pegawai yang merupakan bagian dari Pemerintah Daerah, dituntut untuk memiliki Kompetensi, Komitmen dan Kekompakan.

Baca Juga

"Kota Pariaman sudah cukup baik, dimana ada peningkatan setiap tahunya terkait inovasi daerah, dimana pada tahun 2018 dan 2019 memperoleh predikat kurang inovatif dan berada di rangking 46 dan naik 43 tahun selanjutnya, pada Tahun 2020 lalu, mendapatkan predikat Sangat Inovatif sehingga mendapat penghargaan, baik Piala dan Piagam, serta menduduki rangking 24 Nasional," ujar Agus Fatoni.

Hanya saja, terang dia, masih ada yang belum terdata dan tercatat, dan ini menjadi tugas dari OPD bersangkutan untuk melengkapi hal tersebut, dan kepada OPD dan instansi, agar membuat inovasi inovasi baru, yang dapat mengangkat Indeks inovasi daerah dan peringkat Kota Pariaman nantinya.

Lulusan S3 Ilmu Pemerintahan, Universitas Padjajaran ini mengatakan dengan adanya inovasi di daerah, maka nantinya akan meningkatkan Indeks Inovasi Daerah, dimana Indeks Inovasi Daerah sendiri berarti Sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan Pemerintah Daerah, yang telah dilaporkan dengan urusan yang menjadi kewenangan.

"Daerah mempunyai masalah dalam SDM Birokrasi, dimana mereka banyak yang tidak profesional, motivasi dan kinerja rendah, kompetensi kurang memadai, penguasaan Iptek yang minim dan rendahnya kreatifitas dan inovasi," jelasnya lagi.

Setiap ASN, ungkapnya, harus memiliki kecakapan tertentu, seperti Intuisi, Inovatif, Responsif, Tanggap, Antisipatif dan bisa menempatkan diri, dan juga harus bersikap Loyal, Totalitas, Netral, MIlitan dan Profesional.

Dia juga menerangkan, mengapa inovasi perlu didorong, karena hal ini adalah amanat dari UU Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, belum lagi UU lainya, serta juga sesuai dengan PP (Peraturan Presiden) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah,"

"Untuk itu, diharapkan dengan meningkatnya inovasi daerah nantinya, apalagi memenfaatkan IT (Informasi dan Telekomuniasi), akan dapat meningkatkan kinerja yang bersangkutan, dengan tujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, efesien, tansparan dan akuntabel," kata Agus Fatoni.

Acara ini dihadiri Wali Kota Genius Umar, dan diikuti oleh Sekda, Asisten I, Kepala OPD, dimana didampingi oleh operator instansi masing-masing OPD, dan juga diikuti oleh Eselon III dan IV, Kepala UPT, Lurah/Kepala Desa , serta staff di OPD masing-masing melalui zoom meeting secara daring.

Komentar