Sumbar Perpanjang Masa Pembatasan Selektif

Ekonomi-242 hit 12-04-2020 14:17
Foto : katadata.co.id/Ajeng Dinar Ulfiana
Foto : katadata.co.id/Ajeng Dinar Ulfiana

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Pemprov Sumbar memperpanjang masa pembatasan secara selektif hingga 29 Mei mendatang.

Hal itu bentuk respons pemprov pada terhadap sembilan titik perbatasan darat di tujuh kabupaten yang menjadi jalur masuk masyarakat ke Sumbar.

Ini disampaikan Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal melalui keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Padang, Sabtu (11/4).

Baca Juga

"Ini bentuk respons pemprov mengenai perkembangan wabah Covid-19 di Sumbar saat ini," kata Jasman Rizal.

Memperpanjang masa pembatasan secara selektif itu, sebutnya tertuang dalam Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Sumatera Barat Nomor 360/018/COVID-19-SBR/IV-2020 tentang Permintaan Bantuan Personel dan Sarana Prasarana lainnya, tertanggal 10 April 2020, dan ditandatangani Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Keputusan itu, tambah dia ditetapkan setelah rapat evaluasi gubernur bersama bupati dan wali kota se-Sumbar melalui telekonferensi, Kamis (9/4) lalu.

Selain itu, dasar lahirnya keputusan tersebut untuk menindaklanjuti surat keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13.A Tahun 2020 tanggal 29 Februari 2020 tentang perpanjangan status keadaan darurat tertentu wabah penyakit akibat Covid-19 di Indonesia.

"Surat itu ditujukan gubernur kepada bupati dan wali kota se-Sumbar tentang permintaan data orang dalam pemantauan (ODP) pelintas batas ke daerah tujuan," jelas Jasman Rizal lagi.

Dia memaparkan dalam pembatasan selektif ini, setiap orang yang masuk ke Sumbar diperiksa suhu tubuhnya dan dilakukan pendataan identitasnya secara detail di posko sehingga mudah melakukan pemantauan. Apalagi jika orang tersebut berasal dari daerah terjangkit Covid-19.

"Bila ada gejala, maka dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut," kata Jasman Rizal.

Komentar