6.197 Mahasiswa Baru Unand Ikuti PKKMB 2021

Metro-326 hit 24-08-2021 11:41
Rektor Unand, Rektor Unand, Prof Dr Yuliandri, SH, MH bersama wakil rektor lainnya membuka kegiatan PPKMB Unand 2021, Selasa (24/8). (Dok : Istimewa)
Rektor Unand, Rektor Unand, Prof Dr Yuliandri, SH, MH bersama wakil rektor lainnya membuka kegiatan PPKMB Unand 2021, Selasa (24/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sebanyak 6.197 orang mahasiswa baru (MaBa) Universitas Andalas (Unand) Padang, mengikuti kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB), yang diadakan di auditorium kampus Unand Limau Manih, Padang, Selasa (24/8).

Kegiatan kali ini, pihak kampus Unand mengundang sejumlah pembicara diantaranya Ketua BNPB RI, Letjen TNI Ganip Warsito, Dirjen Dikti, Prof Ir Nizam, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, dan dihadiri sejumlah unsur pimpinan di kampus itu.

Pada pembukaan kegiatan, Wakil Rektor 3 Unand, Ir Insanul Kamil, Ph.D, IPM, ASEAN Eng menyebutkan acara Bakti 2021 mahasiswa baru Unand itu diselenggarakan secara terbatas dan berlangsung hybrid (kombinasi online dan offline).

Baca Juga

"Pelaksanaan kegiatan menerapkan protokol kesehatan sesuai panduan Dirjen Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi," kata Insannul Kamil.

Wakil Rektor 3 ini menjelaskan, dalam penerimaan mahasiswa baru kali ini di Unand angkatan 2021, ada sebanyak 6.197 orang yang berasal dari 15 fakultas, dengan rincian penerimaan jalur Mandiri sebanyak 1.913 orang, selanjutnya penerimaan melalui jalur SBMPTN ada 2.399 orang dan penerimaan jalur SNMPTN sebanyak 1.885 orang.

"Untuk pelaksanaan Bakti 2021 mahasiswa baru Unand ini berlangsung selama dua hari Selasa-Rabu (24-25/8) ini," ujar Insannul Kamil.

Sedangkan Rektor Unand, Prof Dr Yuliandri, SH, MH menyampaikan, kegiatan Bakti 2021 bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan di Unand.

"Materi yang diperkenalkan adalah kehidupan berbangsa dan bernegara serta pembinaan kesadaran bela negara ; pembinaan gerakan nasional revolusi mental ; pendidikan karakter Andalasian; dinamika perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0," kata Yuliadri.

Selain hal di atas, dirinya juga menyebutkan adanya aspek society 5.0 juga dibekali pada para mahasiswa baru itu.

"Aspek society 5.0 itu ditandai dengan adanya kemajuan teknologi dan inovasi digital pada hampir semua aspek kehidupan serta tatanan baru pasca pandemi Covid-19," ujar Yuliandri.

Komentar