Speedboat Warga dan BPBD Terbakar di Batang Arau Padang

Metro- 07-02-2026 14:01
Terlihat petugas Damkar Padang memadamkan api yang membakar dua speedboat saat sandar di Pelabuhan Muaro Padang, Sabtu pagi (7/2/2026). IST
Terlihat petugas Damkar Padang memadamkan api yang membakar dua speedboat saat sandar di Pelabuhan Muaro Padang, Sabtu pagi (7/2/2026). IST

Padang, Arunala.com - Dua unit speedboat yang lagi sandar di kawasan Pelabuhan Muaro, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, terbakar, Sabtu pagi (7/2/2026).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi menyebutkan,

laporan dua speedboat terbakar itu diterima Damkar pukul 10.42 WIB, setelah saksi melihat api berasal dari salah satu speedboat yang sedang sandar di area pelabuhan.

Tidak lama berselang, unit pemadam langsung diberangkatkan pada pukul 10.43 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.50 WIB.

Sebanyak tiga unit armada Damkar Kota Padang dibantu dua unit dari Pelindo serta personel gabungan BPBD, TNI, dan Polri dikerahkan untuk memadamkan api.

"Dengan total kekuatan sekitar 50 personel, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran pada pukul 11.15 WIB," jelas dia.

Akibat insiden tersebut, lanjutnya tiga unit speedboat yakni milik BPB,dua milik warga dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Beruntung, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Selain itu, tidak ada warga yang harus mengungsi.

"Kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai Rp5 miliar. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang," pungkas Rinaldi.

Dia menambahkan,situasi di lokasi kejadian merupakan area pelabuhan kapal, sehingga petugas juga melakukan pengamanan tambahan guna mencegah meluasnya api ke kapal dan speedboat lain yang berada di sekitar lokasi.

"Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat dan pengelola kapal untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area pelabuhan yang rawan bahan mudah terbakar," imbuhnya. (dpg)

Komentar