Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah Dimatangkan

Metro- 14-05-2024 00:15
Suasana rapat pembahasan ranperda pemajuan kebudayaan daerah, cagar budaya dan permuseuman antara Komisi V DPRD Sumbar dengan mitra, Kamis (2/5/2024). (dok : istimewa)
Suasana rapat pembahasan ranperda pemajuan kebudayaan daerah, cagar budaya dan permuseuman antara Komisi V DPRD Sumbar dengan mitra, Kamis (2/5/2024). (dok : istimewa)

Padang, Arunala.com - Komisi V DPRD Sumbar terus mematangkan ranperda pemajuan kebudayaan daerah, cagar budaya dan permuseuman melalui rapat kerja pembahasan bersama mitra di gedung DPRD setempat. Kamis (2/5/2024).

Dalam rapat pembahasan itu, Komisi bersama mitra membahasan pasal per pasal ranperda tersebut agar isinya lebih sempurna.

Ketua Komisi V, Daswanto mengatakan kebudayaan merupakan salah satu bidang yang sangat penting untuk diperhatikan dalam kerangka perencanaan pembangunan, baik pembangunan berskala nasional dan daerah. Selain juga dalam praktik kehidupan sehari-hari.

“Kebudayaan melekat dalam setiap individu dan kelompok bangsa, yang merupakan ekspresi dari kompleksitas kehidupan,” katanya.

Dalam konteks Sumbar, bentuk-bentuk hasil kebudayaan ini dapat ditemukan dalam beragam bentuk. Mulai dari warisan budaya yang dihasilkan beriringan dengan sejarah masyarakat, pengetahuan yang dihasilkan dari kehidupan ekspresi seni, hingga karya-karya kontemporer.

“Seluruh bentuk dan nilai yang ada dalam kebudayaan ini perlu dijaga dan dikembangkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan,” paparnya.

Dia menambah karakteristik adat dan budaya Minangkabau berdasarkan pada nilai falsafah, adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah.

Selain itu sesuai pulabdengan aturan adat salingka nagari yang berlaku, serta kekayaan sejarah, bahasa, kesenian, desa adat/ nagari, ritual, upacara adat, situs budaya, dan kearifan lokal yang menunjukkan karakter religius dan ketinggian adat istiadat masyarakat.

“Sumbar dapat dikatakan identik dengan dua hal yaitu Minangkabau dan Islam,” ujarnya.

Ia menambahkan garis besar permasalahan kebudayaan di Sumatera Barat adalah tergerusnya eksistensi kebudayaan lokal di tengah masyarakat akibat pengaruh globalisasi.

“Diharapkan nantinya keberadaan ranperda ini menjadi salah satu solusi karena selama ini belum ada regulasi khusus di Sumatera Barat mengenai Kebudayaan,” katanyanext

Komentar