Narkoba Senilai Rp.2,7 Miliar Disita Polisi

Metro-349 hit 15-04-2020 22:28
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Septianto saat konpres pasca ditangkapnya Kurir Narkoba senilai Rp.2,7 Miliar. (Foto : Dok. Polda Sumbar)
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Septianto saat konpres pasca ditangkapnya Kurir Narkoba senilai Rp.2,7 Miliar. (Foto : Dok. Polda Sumbar)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Seorang kurir narkoba lintas provinsi berinisial "DH" (37) berhasil ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Ditnarkoba) Polda Sumbar.

Nilai barang bukti Narkoba yang disita polisi dari tersangka cukup besar mencapai Rp.2,7 miliar.

"Ini jadi tangkapan terbesar yang dilakukan Polda Sumbar sejak awal 2020 hingga saat ini," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Septianto saat dihubungi Arulana.com, seusai konpres pasca ditangkapnya tersangka, Selasa kemarin (14/4).

Baca Juga

Bayu menyampaikan, barang bukti Narkoba yang disita itu berupa narkoba jenis sabu seberat 956,85 gram dan 4.770 butir ekstasi yang nilainya dinilai sebesar Rp2,7 miliar. Kemudian juga menyita barang bukti lainnya berupa satu unit handphone merek Xiaomi dan satu unit mobil merek Suzuki Karimun Nopol BM 1024 VZ.

Dia mengatakan tertangkapnya kurir narkoba ini, setidaknya Polda Sumbar telah menyelamatkan ribuan masyarakat dari bahaya Narkoba.

Ditambahkan Bayu, tersangka "DH" yang menjadi kurir Narkoba itu merupakan Jalan Pertanian, RT 004, RW 002, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.

"Tersangka ditangkap di Jalan Lintas Sumatera di depan Warung Pecel Lele, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (4/4) lalu, sekitar pukul 03.30 dini hari," terangnya.

Rencananya, lanjut Bayu, Narkoba itu akan diedarkan di Provinsi Jambi. Sebelumnya tersangka ini telah mengambil Narkoba ini dari temannya berinisial "HGK" di Pekanbaru.

Menurut dia, saat ini tersangka ditahan sel Mapolda Sumbar. Penyidik Ditresnarkoba Polda Sumbar melakukan pengembangan untuk dilakukan penangkapan terhadap HGK.

"Polda Sumbar nantinya kerjasama dengan Polda Riau untuk menangkap pemilik narkoba tersebut," lanjut Bayu.

Tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,bahkan hukuman mati," kata Bayu.

Komentar