Pariaman, Arunala.com – Pemko Pariaman mengandeng Lantamal II Padang dalam evakuasi eks kapal perang KRI Teluk Bone 511 yang kini posisinya dipinggiran pantai Talao Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah.
“Kolaborasi dengan pihak Lantamal II Padang itu, karena dinilai punya kemampuan untuk melakukan evakuasi kapal perang yang telah dihibahkan Kementerian Pertahanan RI kepada Pemko Pariaman sejak 2023 lalu,” ujar Pj Wali Kota Pariaman, Roberia, ketika menerima kunjungan Komandan Lantamal II Padang, Laksamana Pertama TNI Syufenri, di lokasi KRI ini menepi, Talao Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah, Jumat (3/5/2024).
Roberia menjelaskan, eks Kapal perang sepanjang 100 meter ini nantinya akan menjadi museum dan destinasi wisata bahari yang ada di Kota Pariaman ini.
Tahap evakuasi kapal perang ini, lanjut Roberia baru sebatas pembuatan kanal agar kapal ini bisa di tepi pantai.
“Untuk anggaran pembangunan kapal memang belum ada di APBD, yang ada adalah pembuatan kanal, jadi bukan untuk kapalnya, tetapi kanal untuk bersandarnya kapal ini, karena itu dengan uang yang ada tersebut, kami upayakan untuk maksimal dapat dilaksanakan,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pengelolaan dana ini bukan sistem kontrak, tetapi swakelola, dan berupaya bersama dengan seluruh stakeholder dan jajaran Pemko Pariaman untuk membantu tugas Lantamal II Padang ini.
Sementara itu Komandan Lantamal II Padang, Laksamana Pertama TNI Syufenri, menegaskan, pihaknya akan berupaya agar bisa mengevakuasi Eks KRI Teluk Bone 511 ini yang telah banyak membantu tugas AL Indonesia ini.
“Dengan sejarah panjang dari kapal perang buatan Amerika ini, kita berupaya agar kapal ini dapat dievakuasi ditempat yang telah ada saat ini, dengan kedudukan kapal yang permanen dan tidak lagi berubah, sehingga dapat termanfaatkan dengan baik nantinya,” tukasnya. (*)


Komentar