BBGRM Kecamatan Lubeg Ditutup, Tiga Lurah Diberi Penghargaan

Metro- 03-06-2024 12:18
Camat Lubeg, Andi Amir serahkan piagam penghargaan BBGRM pada tiga orang Lurah di kecamatannya, Senin (3/6/2024). (dok : istimewa)
Camat Lubeg, Andi Amir serahkan piagam penghargaan BBGRM pada tiga orang Lurah di kecamatannya, Senin (3/6/2024). (dok : istimewa)

Padang, Arunala.com - Tiga dari 15 kelurahan yang ada se Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) ditetapkan sebagai kelurahan dengan partisipasi tertinggi masyarakatnya dalam kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kecamatan Lubeg.

Penyerahan penghargaan kepada tiga kelurahan yang miliki partisipasi tinggi itu diserahkan Camat Lubeg, Andi Amir kepada Lurah masing-masing, kantor camat setempat, Senin pagi (3/6/2024).

"Saya ucapakan selamat dan apresiasi kepada masing-masing Lurah yang sudah mendapatkan penghargaan BBGRM tingkat Kecamatan Lubeg ini," kata Andi Amir.

Dalam penilaian BBGRM di Kecamatan Lubeg ini, juara 1 Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, juara 2 Kelurahan Banuaran Nan XX dan juara 3 Kelurahan Tanjung Aua Nan XX.

Andi Amir menerangkan, progam BBGRM merupakan implementasi terhadap upaya pemeliharaan dan pengembangan semangat kegotongroyongan masyarakat dalam pembangunan.

Makanya salam kesempatan ini saya mengimbau para Lurah untuk terus mengajak masyarakat agar membudayakan semangat gotong royong sebagai salah satu pilar pembangunan dan membangun kerjasama yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat," tukas Andi Amir.

Dengan adanya kolaborasi semua pihak, sebut Andi Amir, jelas akan mendukung dan mensukseskan pembangunan serta memelihara hasil hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di Kecamatan Lubuk Begalung.

Dia kembali mengingatkan kepada masyarakat, bahwa BBGRM bukan hanya momentum untuk menggalakkan, meningkatkan serta menjaga budaya gotong royong.

"Namun semangat gotong royong sendiri hendaknya senantiasa kita jaga, kita pelihara, kita tingkatkan dan kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari," pintanya.

Dia menekankan, jadikan gotong royong sebagai kebiasaan yang baik dalam setiap aktivitas dalam bermasyarakat, pembangunan, berbangsa dan bernegara.

"Kami berharap meskipun kegiatan BBGRM sudah ditutup, swadaya masyarakat tetap berjalan. Sinergi dan kolaborasi yang terjalin baik dengan stakeholder tingkat kelurahan sangat dibutuhkan," pungkas Andi Amir.

Dirinya juga tidak lupa

mengucapkan terima kasih kepada Ketua LPM Kelurahan sebagai garda terdepan dalam hal meningkatkan partisipasi masyarakat, dan terima kasih kepada TNI, Polri serta RT/RW dan Tokoh masyarakat serta pelaku usaha yang sudah mendukung BBGRM. (*)

Komentar