Kecamatan Lubeg Sambut Positif Intervensi Penanganan Stunting

Metro- 06-06-2024 06:27
Camat Lubeg, Andi Amir berdialog dengan warga yang memeriksakan kondisi bayinya di Posyandu  Flamboyan VI Kelurahan Kampung Baru Nan XX, Lubeg, Rabu (5/6/2024). (dok : istimewa)
Camat Lubeg, Andi Amir berdialog dengan warga yang memeriksakan kondisi bayinya di Posyandu Flamboyan VI Kelurahan Kampung Baru Nan XX, Lubeg, Rabu (5/6/2024). (dok : istimewa)

Padang, Arunala.com - Posyandu Flamboyan VI Kelurahan Kampung Baru Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) jadi salah satu tempat bagi pihak Dinas Kesehatan Kota Padang melakukan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting, Rabu (5/6/2024).

Camat Lubuk Begalung (Lubeg), Andi Amir yang juga hadir saat itu menyampaikan, melalui intervensi ini beberapa kegiatan bisa dilaksanakan, mulai pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, dan intervensi bagi ibu hamil, balita, dan calon pengantin secara berkelanjutan.

"Saya juga menyatakan penanganan stunting ini juga memerlukan sinergi dan kerjasama dari berbagai pihak. Dengan adanya kegiatan ini, kami dari pihak pemerintah berharap bisa memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan dan masa depan anak-anak di kota ini," kata Andi Amir saat itu.

Dia juga menegaskan, Kecamatan Lubeg berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pendampingan kepada ibu hamil dan balita agar program ini bisa berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan.

Dia mengatakan, dengan terlaksananya kegiatan ini, pihak kecamatan bertekad untuk terus berupaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui intervensi kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kepala Puskesmas Lubuk Begalung, dr Sari Ramadhani yang ikut dampingi tim Dinkes Padang menyebutkan, pada intervensi serentak kali ini dilakukan berbagai kegiatan.

Diantaranya, pendataan ibu hamil dan balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta edukasi kepada para peserta mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.

"Selain itu, diberikan intervensi berupa suplemen gizi kepada ibu hamil dan balita yang teridentifikasi memerlukan bantuan," kata dr Sari.

Kegiatan ini juga dihadiri Lurah Kampung Baru, Ketua TP PKK Kelurahan, Kader Posyandu dan Kader TPK setempat. (*)

Komentar