Lahan Relokasi Korban Bencana di Agam Masih Dalam Kajian

Metro- 07-06-2024 20:55
Sekprov Sumbar Hansastri saat menjawab wartawan seputar lahan relokasi bagi korban banjir bandang lahar dingin Marapi, di Padang, Jumat (7/6/2024). (dok : arunala.com)
Sekprov Sumbar Hansastri saat menjawab wartawan seputar lahan relokasi bagi korban banjir bandang lahar dingin Marapi, di Padang, Jumat (7/6/2024). (dok : arunala.com)

Padang, Arunala.com - Relokasi untuk korban bencana banjir bandang dan banjir lahar dingin di Kabupaten Agam masih dalam kajian.

"Saat ini masih dalam kajian tim dimana lokasi lahan relokasi bagi korban bencana ditetapkan," kata Sekprov Sumbar Hansastri di Padang, Jumat (7/6/2024).

Sementara itu, untuk Kabupaten Tanahdatar sudah ada lahan yang cocok untuk dilakukan relokasi. Setelah di inventarisir mana yang cocok yakni di daerah Rambatan.

"Dari hasil pembahasan Pemkab Tanahdatar untuk relokasi terdapat di daerah Rambatan. Luas lahannha 3,6 hektare (ha)," jelas Hansastri.

Menurutnya, luas lahan tersebut dapat membuat sebanyak 150 unit rumah bagi warga terdampak banjir bandang dan banjir lahar dingin di Kabupaten Tanahdatar ini.

"Lahan ini status tanahnya masih punya Dinas Pertanian Sumbar. Pemprov Sumbar sudah menyiapkan administrasi untuk bisa di pakai relokasi," pungkas Hansastri. (*)

Komentar