Mahyeldi Harapkan Australia Buka Penerbangan ke Mentawai

Metro- 14-06-2024 10:48
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menjamu kedatangan Dubes Australia, Penny Williams, di Istana Gubernuran, Padang, Kamis (13/6/2024). (dok : istimewa)
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menjamu kedatangan Dubes Australia, Penny Williams, di Istana Gubernuran, Padang, Kamis (13/6/2024). (dok : istimewa)

Padang, Arunala.com - Pemprov Sumbar pererat hubungan bilateral dengan Australia. Ada beberapa sektor kerja sama yang bangun antara lain bidang Pendidikan, sosial-budaya, ekonomi, perdagangan dan pariwisata.

Saat menyambut kunjungan balasan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan keinginannya itu, saat di Istana Gubernuran, Padang, Kamis (13/6/2024).

Dalam pertemuan banyak itu banyak hal yang dibicarakan, salah satunya mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Mentawai dan Kawasan Mandeh.

"Kami berharap akan berlanjut dengan perjanjian yang mengikat, Insya Allah tahun 2025 nanti kita telah ada kesepakatan antara Australia dengan Sumbar," kata Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, Australia salah satu pasar pariwisata potensial bagi Sumbar. Banyak wisatawan Australia yang mengunjungi Sumbar, terutama di Kepulauan Mentawai yang dikenal memiliki ombak yang sangat menawan bagi pecinta surfing

"Jadi pada tahun 2025 nanti, kami inginkan penerbangan dari Australia bisa langsung ke Mentawai," harap Mahyedi.

Sebelumnya, wisatawan Australia datang ke Mentawai menggunakan transportasi kapal laut. Mahyeldi inginkan ada pihak yang bisa mengelola Bandara Mentawai untuk dilewati pesawat melayani rute Padang-Mentawai.

"Setidaknya para wisatawan asal Australia bisa langsung ke Sumbar, meskipun melalui Bandara Internasional Minangkabau yang jarak tempuhnya sekitar 3-4 jam," ungkapnya.

Menurutnya, Australia - Sumbar memang sudah punya agenda tahunan untuk tahun 2025 nanti. Seperti bidang pendidikan, kebudayaan, perikanan dan pariwisata.

"Nanti kepala OPD saya tugaskan untuk segera menindaklanjuti perjanjian tersebut, agar bisa berjalan apa yang kita harapkan," ujarnya. (*)

Komentar