Alumni SMA 1 Pariaman Badoncek

Metro-154 hit 16-04-2020 21:21
Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama Alumni SMA 1 Pariaman angkatan 1982 serahkan Sembako pada masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19. (Foto : Istimewa)
Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama Alumni SMA 1 Pariaman angkatan 1982 serahkan Sembako pada masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19. (Foto : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Pariaman, Arunala - Para Alumni SMA 1 Pariaman angkatan 82 mengadakan aksi 'badoncek' untuk warga Kota Pariaman dan beberapa warga Kabupaten Padangpariaman, Kamis (16/4), sebagai bentuk kepeduliannya dalam membantu sejumlah masyarakat Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman yang ekonominya terdampak virus Corona (Covid-19).

"Aksi peduli alumni 1982 ini, sebanyak 550 paket sembako diserahkan kepada masyarakat itu di Balai Kota Pariaman, Kamis (16/4)," ungkap koordinator aksi peduli alumni SMA Pariaman angkatan 1982, Aditya Warman kepada wartawan disela penyerahan paket sembako tersebut.

Dalam penyerahan bantuan itu, sebut Aditya, juga hadir Wali Kota Pariaman Genius Umar dan beberapa alumni dan Ketua Alumni SMA 1 Pariaman, Irzal.

Baca Juga

Dia menyebutkan, adanya wabah Covid-19 ini membuah ekonomi masyarakat menjadi menurun. "Kondisi ini yang akhirnya menggugah empati kami untuk adakan aksi badoncek tersebut," sebut Aditya Warman yang kini menjadi Inspektur di Kejagung RI.

Diterangkan Aditya, paket sembako yang mereka berikan itu berisi beras, gula, telur dan minyak goreng. Bila ditotalkan, untuk satu paket sembako itu bernilai Rp 200 ribu.

"Saat ini tim peduli dampak Covid-19 alumni SMA Pariaman ini terus melakukan penggalangan donasi untuk sembako. In Syaa Allah bantuan tahap dua pada bulan puasa siap kami bagikan," ujar Aditya Warman lagi.

Wali Kota Pariaman Genius Umar mengaturkan terimakasihnya atas kepedulian alumni SMA 1 Pariaman angkatan 1982 karena telah berbagai dengan masyarakat.

"Allhamdulillah, atas nama pribadi dan Pemko Pariaman berterima kasih atas kepedulian dunsanak alumni SMA 1 Pariaman tahun 1982," ujar Genius Umar.

Bagaimanapun, sebut dia, menghadapi dampak krisis penanganan Covid-19 saat ini dibutuhkan kekompakan semua pihak.

Kepada masyarakat, Genius Umar terus berharap untuk melaksanakan arahan pemerintah seperti social distance, dan pakai masker.

"Kalau ada kontak dengan pasien yang positif supaya melaporkan diri segera ke pihak kesehatan atau rumah sakit. Dan bagi perantau mohon ikut menyumbang untuk dunsanak di kampung yang ekonominya terdampak Covid-19," ujar Genius Umar.

Komentar