Padang, Arunala.com - Untuk pelaksanaan pemilihan suara ulang (PSU) untuk DPD RI di Sumbar mendatang, pengadaan logistik pemilihan bagi daerah terpencil jadi prioritas bagi KPU provinsi ini.
Hal itu disampaikan Komisioner KPU Sumbar, Ory Sativa Syakban kepada Arunala.com di Padang beberapa waktu lalu.
"Untuk penyebaran logistik bagi PSU nanti, prioritas kami (KPU Sumbar, red) selalu daerah terjauh, terpencil dan terluar. Jadi, kalau logistik PSU sampai di Sumbar segera kami distribusikan ke Mentawai, Pasaman Barat, Solok Selatan dan sebagainya," ungkap ketua Koodinator Teknis KPU Sumbar ini.
Adapun jenis logistik untuk PSU, sebut Ory, tidak ada yang beda dengan logistik pemilu kemarin. Surat suaranya hanya satu jenis saja yakni untuk pemilihan DPD RI asal Sumbar.
"Jumlah surat suara untuk PSU DPD RI itu sama banyak dengan jumlah pemilih yang terdaftar pada DPT pemilu yakni sebanyak 4.088.606 lembar surat suara," terang Ory.
Ditanya waktu pemilihan PSU nanti apakah ada perubahan? Ory menjawab tidak ada yang berubah.
"Waktunya sama saat pemilu kemarin, dimulai pukul 07.00 WIB dan selesai pukul 13.00 WIB, dan hari pemungutan suara PSU itu dilaksanakan Sabtu," tukasnya.
Kenapa Sabtu, jelas Ory, supaya tidak repot mengurus izin libur bagi yang bekerja, mengingat Sabtu itu memang hari libur (weekend).
Dia menambahkan, untuk PSU nanti, KPU Sumbar juga sediakan TPS ramah bagi Disabilitas.
"Soalnya, teknis penyelenggara pemungutan suara ulang (PSU) kali ini tetap mengacu pada PKPU No 25 Tahun 2023," pungkas Ory Sativa Syakban. (*)


Komentar