Padang, Arunala.com - Persiapan pemekaran Kabupaten Agam menjadi dua dua wilayah terus dimatangkan pihak DPRD setempat.
Selain secara administrasi, juga dilakukan persiapan menyangkut anggaran agar proses pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Agam bisa terlaksana dengan cepat.
Keseriusan DPRD Agam khususnya Badan Anggaran (Banggar) untuk persoalan DOB itu terlihat dengan kegiatan konsultasi pihak kabupaten itu ke DPRD Sumbar, Jumat (14/6/2024).
Saat berkunjung ke DPRD Sumbar, rombongan dari Agam ini diterima Sekretaris DPRD Sumbar Raflis.
Dalam pertemuan itu, Raflis mengatakan, DPRD Sumbar secara kelembagaan mendukung rencana pemekaran Kabupaten Agam, bahkan pihak DPRD terus mengkaji berkas-berkas yang akan dilanjutkan kepada pemerintah pusat.
Dia mengatakan dukungan terhadap rencana pemekaran tersebut diberikan, mengingat Kabupaten Agam memiliki wilayah yang luas.
Misalnya masyarakat yang berada di Kecamatan Baso atau Palupuh harus menempuh Jarak yang cukup jauh Ketika akan berurusan ke pusat kabupaten di Lubuk Basung.
“Kondisi ini akan menyulitkan masyarakat, belum lagi jalan yang harus dilewati adalah perbukitan,” katanya.
Sementara itu Ketua Banggar DPRD Kabupaten Agam, Novi Irwan mengatakan, DOB Kabupaten Agam Tuo, telah disepakati pemkab dengan DPRD. Cakupan daerah baru disepakati tersebut meliputi 10 kecamatan, terdiri dari 54 nagari atau desa di bagian Timur Kabupaten Agam.
"Daerah persiapan kabupaten diberi nama Kabupaten Agam Tuo. Lokasi ibukota daerah persiapan berada di Kecamatan IV Koto," ungkap Novi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Agam tersebut
Dia mengaku, sejumlah dokumen berupa keputusan musyawarah nagari, kajian teknis pembentukan daerah otonomi baru serta penentuan calon ibukota dan kemampuan penyelenggaraan pemerintah persiapan Kabupaten Agam Tuo juga telah diserahkan.
"Jadi dengan telah adanya dokumen untuk DOB itu, Pemkab Agam segera menginisiasi proses administratif dan strategis untuk memfasilitasi pembentukan daerah persiapan Kabupaten Agam Tuo, serta memasukkan aspek ini ke dalam RPJMD periode berikutnya untuk Kabupaten Agam," kata Novi. (*)


Komentar