Padang, Arunala.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menjadikan Sumbar salah satu dari 20 lokasi kegiatan peningkatan pendamping literasi perpustakaan sekolah/Madrasah.
Kegiatan ini sangat disambut oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi karena hal itu mampu meningkatkan aktivitas literasi di ribuan perpustakaan yang ada di Sumbar.
Mahyeldi menerangkan, di Sumbar, setidaknya ada 4.268 perpustakaan di SD/MI sederajat, 856 di SMP/MTs sederajat, 338 di SMA/MA sederajat, dan 216 di SMK. Ini belum termasuk perpustakaan lain di perkantoran, nagari, dan lain-lain.
"Saya ingin ribuan perpustakaan itu dimanfaatkan secara baik dan maksimal," kata Mahyeldi saat kegaitan pelatihan dari Perpusnas ini digelar di Padang, Rabu (26/6/2024).
Mahyeldi mengakui, kontribusi Perpusnas kepada Sumbar, terutama dalam pembangunan dan pengembangan hingga 320 unit perpustakaan serta Taman Baca Masyarakat (TBM) di Sumbar sejauh ini. Dukungan itu sebut Mahyeldi, sangat senyawa dengan upaya Pemprov Sumbar dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat melalui perpustakaan.
"Banyaknya perpustakaan tentu membutuhkan SDM pengelola perpustakaan yang berkualitas. Selain menguasai sumber bacaan, pengelola pustaka juga semestinya punya kemampuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan," ungkap Mahyeldi lagi.
Tidak itu saja, langkah ini pun dapat memotivasi pelajar di sekolah untuk selalu dekat dengan pustaka. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat dibutuhkan.
Sedangkan, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Woro Titik Haryanti menyebutkan, kegiatan peningkatan kualitas literasi pendamping pustaka itu untuk mengembangkan kualitas perpustakaan, serta meningkatkan kecakapan literasi pendamping perpustakaan di sekolah/madrasah.
"Peran kecakapan literasi jelas tak tergantikan dalam berbagai aspek kehidupan. Namun tidak bisa dipungkiri, masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses informasi secara memadai," ungkap Woro Titik.
Dia menerangkan, salah satu usaha untuk mengatasinya, adalah membangun dan mengembangkan perpustakaan sekolah/madrasah, sehingga dapat membantu siswa dalam mengubah informasi menjadi pengetahuan, melalui aktivitas penelitian, aktivitas imajinatif, dan lain sebagainyanext


Komentar