Sijunjung, Arunala.com--Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar melaksanakan pelestarian sumber daya perikanan melalui program restocking ikan gariang. Terdapat sebanyak 6.000 ekor benih ikan gariang diserahkan ke penerima bantuan Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Jambu Lipo Nagari Lubuk Tarok Kecamatan Lubuk Tarok, Sijunjung.
Bantuan itu diserahkan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp kepada Pokmaswas, Jumat (28/6/2024). Selanjutnya dilakukan pelepasliaran benih ikan gariang.
"Restocking ikan gariang ini upaya mempertahankan stok ikan dengan menebar benih ikan. Bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan guna memenuhi kebutuhan gizi dan melestarikan ekosistem perairan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp.
Kegiatan restocking ikan berupa penebaran benih bibit ikan di perairan umum atau lubuk larangan merupakan kegiatan rutin DKP Sumbar yang dilakukan setiap tahun. "Tahun ini sebanyak 250.000 ekor benih ikan gariang yang disebar di 10 kabupaten kota di Sumbar," ucapnya.
Kegiatan ini bersumber dari APBD Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar. "Pada Kabupaten Sijunjung, jumlah ikan gariang yang diberikan sebanyak 44.000 ekor untuk 6 kelompok," sebut Reti.
Ia berharap dengan kegiatan restocking ini bisa menjaga kestabilan stok ikan di perairan umum dan mempertahankan sumber daya hayati, khususnya ikan garing. Melalui penebaran benih ini kebersihan sungai akan terjaga di sepanjang sungai. Tidak ada lagi masyarakat membuang sampah di sungai.
"Dan, pada akhirnya menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat sekitar. Pasalnya sungai yang ditebar ini menjadi destinasi wisata bagi masyarakat sekitar," harapnya. (*)


Komentar