Tanahdatar, Arunala.com - Prihatin dengan kondisi warga yang terdampak banjir lahar dingin Marapi di Tanahdatar, pihak manajemen PT Bukit Raya Mudisa (BRM) kemudian membangunkan lima unit hunian sementara (Huntara) bagi para korban itu.
Public Relation PT BRM, Abdul Hadi mengatakan, ide membangun Huntara ini hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tanahdatar serta Forum Relawan Peduli setempat beberapa waktu lalu.
Lima unit Huntara yang telah dibangun PT BRM itu resmi diserahterimakan ke Pemkab Tanahdatar melalui pihak BPBD Tanahdatar Liza Martini mewakili bupati, Senin sore (1/7/2024).
Hadi menyampaikan, Huntara ini dibangun dari dana sumbangan perusahaan dan Karyawan PT BRM sebanyak lima unit. Empat unit untuk masyarakat parambahan dan satu unit untuk masyarakat Nagari Sungai Jambu.
"Huntara ini dibangun oleh Tim Forum Relawan Peduli Bencana Kabupaten Tanahdatar, hunian yang kami bangun ini diserahterimakan dengan kondisi siap pakai, karena sebelum itu dilakukan, kami cek dulu satu persatu di lapangan untuk memastikan kondisinya selesai seratus persen," kata Hadi.
Selain memastikan kondisinya cukup baik dan layak, Hadi juga menjelaskan, pihak juga melengkapi huntara itu dengan kasus, tikar, dispenser dan kompor gas bahkan satu buat air galon baru dan kondisi siap pakai.
Masih menurut Hadi, Huntara ini diserahterimakan kepada Pemkab Tanahdatar itu, selanjutnya langsung diserahkan oleh pemkab kepada masyarakat.
"Kami berharap setelah menerima kunci dan seluruh perlengkapan kita harapkan bisa langsung ditempati dan dimanfaatkan oleh masyarakat," tukas Hadi.
Sedangkan, Ketua FRPB KTD Syafrianto menyampaikan, sepengetahuan mereka, ini merupakan Huntara bantuan dari perusahaan swasta pertama yang dibangun dan diserahterimakan.
"Bahkan dalam kondisi siap pakai karena lengkap dengan isinya. Saya berharap semoga ada perusahaan lainnya menyusul PT BRM membangun Huntara siap bangun khususnya untuk masyarakat korban galodo Tanahdatar," katanya. (*)


Komentar