Padangpariaman, Arunala.com--Seorang buser di Polres Padangpariaman, Aipda Hendri Haryono mendirikan Camp Fighter Gagak Hitam, di Korong Kampung Bonai, Jalan Raya Parit Malintang, Kabupaten Padangpariaman. Nama sasana Gagak Hitam ini terinspirasi dari nama Tim Ospnal Gagak Hitam Satreskrim Polres Padangpariaman.
"Sasana Camp Fighter Gagak Hitam didirikan sebagai wadah prestasi pemuda petarung (pelaku tawuran) yang tidak kenal arah di jalanan, yang membuat resah dan kegaduhan di tengah masyarakat," kata Aipda Hendri Haryono.
Di camp, sebut Hen Mob--panggilan akrabnya, juga membina pelaku tawuran. Ini agar mereka menjadi atlet bela diri berprestasi seperti tinju, muaythai, MMA, dan lainnya.
“Terhadap pelaku tawuran yang sering keluyuran tanpa kegiatan jelas, supaya bergabung dan berlatih di sasana Camp Fighter Gagak Hitam. Aangkah baiknya ikut berlatih bersama kami, mengembangkan bakat bela diri, meningkatkan kekuatan fisik, belajar etika serta adab bela diri, sehingga dapat meraih prestasi di Camp Fighter Gagak Hitam,” beber Hen Mob.
Buktinya, kata Hen Mob, atlet sasana ini yang bernama Rafli Kojek merupakan mantan pelaku tawuran. "Ia pernah juara 3 MMA Porkota,” ucap personel Satreskrim Polres Padangpariaman ini.
Mereka dilatih oleh Coach Fajar Maulana, Oka Hermanto, dan Rizky Muay, dengan Dewan Penasihat AKBP Dian Nugraha mantan Kapolres Padangpariaman, sekarang menjabat Kasubdit Satpam Polsus Ditbinmas Polda Sumbar.
"Sasana Camp Fighter Gagak Hitam berdiri sejak 2021, mempunyai 21 atlet dan 3 pelatih. Gagak Hitam Camp Fighter merupakan suatu persatuan pembentukan bibit atlet. Satu atlet kami, Zera Agustia diterima melanjutkan pendidikan tingkat SMP di PPLP Padang," sebut Hen Mob. (*)


Komentar