Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi, Unand Bumikan hingga ke Fakultas dan Unit Kerja

Metro- 10-07-2024 16:42
Rektor Unand Efa Yonnedi PhD menandatangani perjanjian komitmen keterbukaan informasi publik di Convention Hall Unand, Rabu (10/7/2024). Turut disaksikan Ketua Komisi Informasi Pusat Dr Ir Donny Yoesgiantoro MM MPA. IST
Rektor Unand Efa Yonnedi PhD menandatangani perjanjian komitmen keterbukaan informasi publik di Convention Hall Unand, Rabu (10/7/2024). Turut disaksikan Ketua Komisi Informasi Pusat Dr Ir Donny Yoesgiantoro MM MPA. IST

Padang, Arunala.com--Universitas Andalas terus berupaya memperkuat komitmennya untuk mendukung keterbukaan informasi publik. Ini dibuktikan dengan penandatanganan perjanjian Komitmen Keterbukaan Informasi Publik.

Seluruh jajaran pimpinan Universitas Andalas (Unand) mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Dekan, Direktur, Kepala Lembaga, Kepala UPT, Kepala Kantor menandatangani perjanjian Komitmen Keterbukaan Informasi Publik. Turut disaksikan Ketua Komisi Informasi Pusat Dr Ir Donny Yoesgiantoro MM MPA dan Komisioner Komisi Informasi Pusat Syawaludin dan jajaran Komisi Informasi Sumbar.

"Penandatanganan komitmen ini dilakukan dalam upaya meningkatkan dan mengoptimalisasikan pelaksanaan keterbukaan informasi publik. Serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan Unand," kata Rektor Unand Efa Yonnedi PhD saat Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik Dalam Rangka Zona Integritas di Convention Hall Unand, Rabu (10/7/2024).

Dalam Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik ini menghadirkan narasumber yakni Komisioner Komisi Informasi Pusat Syawaludin dan Staf Ahli Komisi Informasi Pusat Siti Ajijah. Dimoderatori Kepala Kantor Humas, Protokoler dan Layanan Informasi Publik Unand Dr Ernita Arif SP MSi.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Komisioner Komisi Informasi atas pembinaan dan insight yang diberikan kepada badan publik. Termasuk dengan Universitas Andalas.

"Dengan insight itu kami bisa mengidentifikasi area-area yang harus diperbaiki. Sehingga peringkat Unand dalam keterbukaan informasi menjadi lebih baik," ucapnya.

Ia menekankan pihaknya memiliki target optimistis peringkat ke-10 badan publik informatid. Tapi pihaknya punya deviasi dari 10 itu. "Peringkat itu kan sebuah hasil dari proses. Jadi kita mesti ke hulunya bukan peringkat. Tidak dipungkiri peringkat itu penting. Kita bekerja bukan hanya untuk peringkat. Tapi proses-proses yang membuat kita kepada kondisi badan publik informatif dengan nilai yang lebih baik itu yang penting," tekannyanext

Komentar