Bersatu Memerangi Sampah Laut Melalui Gerakan Nasional BCL 2024

Metro- 11-07-2024 16:55
Sekprov Sumbar Hansastri, Pj Wako Padang Andree Algamar, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP RI M Yusuf, perwakilan dunia usaha dan perguruan tinggi saat Gernas BCL di Pantai Air Manis, Kamis (11/7/2024). IST
Sekprov Sumbar Hansastri, Pj Wako Padang Andree Algamar, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP RI M Yusuf, perwakilan dunia usaha dan perguruan tinggi saat Gernas BCL di Pantai Air Manis, Kamis (11/7/2024). IST

Padang, Arunala.com--Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (BCL) 2024 resmi ditutup. Sejak bulan Mei 2024 hingga saat ini telah terkumpul lebih kurang 54 ton sampah laut. Serta juga terkumpul 47 ton sampah bernilai ekonomis sehingga nilai potensi sirkular ekonomi sekitar Rp 51 juta lebih. Kegiatan tersebut melibatkan 87 nelayan dari 14 kelompok nelayan di Kota Padang.

Pada penutupan Gerakan Nasional BCL 2024 itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama kolaborasi pengurangan sampah di pesisir dan laut. Dimulai dari Sekprov Sumbar Hansastri, Pj Wali Kota Padang Andree Algamar, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Muhammad Yusuf, dunia usaha, perguruan tinggi dan tokoh masyarakat.

Kemudian penyerahan apresiasi nelayan teraktif dalam pengumpulan sampah laut. Yakni juara 1 Syofyan Efendi (KUB Pasir Mutiara Transito), juara 2 Abadi (KUB Saiyo Sakato), juara 3 Eko Saputra (KUB Pasir Mutiara Transito). Kemudian juara harapan 1 Awaludin (KUB Muaro Gabua), juara harapan 2 Erman Susanto (KUB Cermin Jaya) dan juara harapan 3 Risnaldi (KUB Pasir Mutiara Transito). Serta penyerahan penghargaan kepada mitra.

"Gerakan Nasional BCL pada tahun ini dilaksanakan pada 22 lokasi di Indonesia. Sumatera Barat, Kota Padang salah satu lokasinya. "Hingga saat ini kita sudah melibatkan sekitar 1.763 nelayan. Dan sudah terkumpul sekitar 500 ton sampah plastik dari laut," kata Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Muhammad Yusuf di Pantai Air Manis Kota Padang.

Yusuf menjelaskan pemerintah telah menerbitkan beberapa regulasi terkait penanggulangan sampah. Salah satunya Perpres No 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.

"Dimana penurunan sampah ditargetkan sekitar 70 persen pada tahun 2025. Sampai sekarang masih sekitar 41,68 persen yang dikurangi," ucapnya.

Ia menyebutkan sekitar 80 persen sampah yang masuk ke laut berasal dari daratan yang 30 persen diantaranya merupakan sampah plastik. Sehingga apa yang dilakukan adalah mencegah sampah daratan tadi yang terbawa aliran sungai ke lautnext

Komentar