DKP Sumbar Dukung Penuh Gernas BCL, Lepas Liarkan 100 Ekor Penyu Hijau

Metro- 11-07-2024 17:03
Sekprov Sumbar Hansastri, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP RI M Yusuf, Kadis DKP Sumbar Reti Wafda, Kepala BPSPL Padang Fajar Kurniawan melepas liarkan penyu hijau di Pantai Air Manis, Kamis (11/7/2024). IST
Sekprov Sumbar Hansastri, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP RI M Yusuf, Kadis DKP Sumbar Reti Wafda, Kepala BPSPL Padang Fajar Kurniawan melepas liarkan penyu hijau di Pantai Air Manis, Kamis (11/7/2024). IST

Padang, Arunala.com--Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar mendukung penuh Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut 2024, program yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Ini guna menciptakan ekosistem kelautan dan perikanan yang bersih dan lestari.

"Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut menitikberatkan pada penumbuhan kesadaran semua pihak yang kemudian diwujudkan dalam aksi bersama pembersihan laut. Tentunya dalam rangka meningkatkan kualitas serta menjaga keseimbangan ekosistem lautan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Reti Wafda saat Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut 2024 di kawasan Pantai Air Manis Kota Padang, Kamis (11/7/2024).

Ia mengatakan dalam pelaksanaan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar secara bersama-sama dengan Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang. "Kita tentu melaksanakannya. Berkoordinasi dan bagaimana langkah-langkahnya itu sudah kita rapatkan dulu. Kita susun strategi bersama-sama dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan. Itu kita adakan rapat di provinsi. Setelah dibagi, ada pembagian tugas juga. Seperti apa langkah-langkah untuk percepatan," ucapnya didampingi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Resi Suriati.

Tidak hanya melibatkan lingkup pemerintahan saja. Sebut Reti, pihaknya juga melibatkan BUMN maupun BUMD yang ada di Sumbar. Minimal mereka juga memberikan perhatian pada para nelayan serta turut serta memerangi sampah laut.

"Jadi kegiatan ini merupakan kegiatan bersama-sama. Bukan hanya BPSPL saja, tapi juga dari provinsi. Jadi kita anggarkanlah secara bersama-sama. Ini bagian mananya, kami konsumsi bagaimananya," ungkap Reti.

Ia mengatakan pada hari ini (11/7/2024), penutupan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut. Tapi rangkaian kegiatan-kegiatan sebelumnya telah dimulai sejak Mei lalu. Dimana melibatkan para nelayan-nelayan dalam pengumpulan sampah laut.

"Kepada nelayan yang terlibat, tentu saja kami memberikan apresiasi karena telah peduli terhadap pengurangan sampah laut. Apresiasi itu baik dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar atau pun dari corporate social responsibility (CSR) mitra yang mendukung Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut ini," tuturnyanext

Komentar