Begini Kronologi Longboat Logistik PSU Lost Contact di Mentawai

Metro- 13-07-2024 17:22
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai guna perahu cepat dan kapal lakukan pencarian kapal pembawa logistik PSU yang hilang di perairan Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (13/7/2024). (dok : istimewa)
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai guna perahu cepat dan kapal lakukan pencarian kapal pembawa logistik PSU yang hilang di perairan Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (13/7/2024). (dok : istimewa)

Mentawai, Arunala.com - Longboat yang membawa logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Calon Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sumbar mengalami lost contact di Perairan Pulau Pagai Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ada pun jumlah logistik yang ada dalam longboat tersebut yakni 18 kotak suara dan 54 buah bilik suara.

"Pada Kamis (11/7/2024) pukul 07.30 WIB, longboat berangkat dari dermaga Tuapejat menuju Sikakap untuk menyalurkan logistik di beberapa desa di Kecamatan Pagai Selatan. Pada hari itu, boat tiba di dermaga Sikakap dan melanjutkan perjalanan mendistribusikan logistik PSU," kata Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai Halomoan Pardede yang dikutip Arunala.com dari siaran pers Basarnas Mentawai.

Pada Sabtu (13/7/2024) pukul 09.00 WIB, kata Halomoan Pardede, setelah menurunkan logistik di Dusun Limu dan menuju ke TPS Aban longboat ini lost contact dengan petugas.

"Selain logistik PSU, dapat diketahui jumlah penumpang dalam longboat yang membawa logistik PSU tersebut berjumlah 14 orang," ungkapnya.

Ia menyebutkan atas kejadian itu, ada 18 TPS yang belum menerima logistik PSU. Rinciannya Desa Bulasat sebanyak 6 TPS dan Desa Sinakak 12 TPS.

"Sementara ada 367 TPS di Mentawai," sebutnya.

Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi mengatakan, mendapat informasi dari Ketua KPU Kepulauan Mentawai itu, pihaknya segera menindak lanjuti laporan tersebut.

"Benar sekali bahwasannya pada hari ini kami telah menerima laporan longboat yang membawa logistik PSU hilang dan tidak bisa dihubungi di sekitaran Perairan Pulau Pagai Selatan. Longboat tersebut tidak dapat dihubungi oleh petugas yang melakukan monitoring," ucapnya.

Ia mengatakan, perkiraan sementara dikarenakan cuaca dan gelombang yang tinggi maka petugas bersama longboat yang mengantarkan logistik PSU ini sedang berlindung di lokasi yang aman.

"Saat ini tim kami sedang berupaya untuk menuju ke titik perkiraan longboat saat ini berada," tukasnya seraya mengatakan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan longboat tersebut. (*)

Komentar