Bawaslu Tanahdatar Dapati Partisipasi Pemilih PSU Turun Drastis

Metro- 14-07-2024 21:25
Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Tanahdatar, Al Azhar Rasyidin saat pantau rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU di Kecamatan Lintau Buo Utara, Minggu siang (14/7/2024). (dok : istimewa)
Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Tanahdatar, Al Azhar Rasyidin saat pantau rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU di Kecamatan Lintau Buo Utara, Minggu siang (14/7/2024). (dok : istimewa)

Tanahdatar, Arunala.com - Cukup mengagetkan, partisipasi pemilih dalam PSU DPD RI dapil Sumbar di sejumlah TPS di Kabupaten Tanahdatar turun drastis.

Hasil ini pantauan Bawaslu Kabupaten Tanahdatar saat proses penghitungan dan rekapitulasi surat suara DPD RI di 14 kecamatan di Tanahdatar, menunjukkan persentase kehadiran pemilih berikan hak suaranya jauh menurun.

"Pemilih pada DPT 2024 Kabupaten Tanahdatar sebanyak 280.032 orang dengan 1.228 TPS. Namun dari pantauan saya saat rekapitulasi penghitungan suara di beberapa kecamatan, diketahui partisipasi pemilih banyak turunnya," kata Anggota Bawaslu Tanahdatar, Al Azhar Rasyidin kepada Arunala.com, Minggu (14/7/2024) malam.

Turunnya partisipasi pemilih itu, sebut Al Azhar terlihat dari proses rekap hasil di Kecamatan Lintau Buo. Di sana terlihat partispasi pemilih di banding DPT yang ada di kecamatan itu sangat menurut.

"Diperkirakan tingkat partisipasi pemilih di sana sekitar 40 persen. Kondisi yang sama juga dijumpai di Kecamatan Padang Gantiang dengan partisipasi pemilihnya sekitar 38 persen dari jumlah DPT kecamatan tersebut," ucap Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Sengketa ini.

Tidak itu saja, lanjut dia, turunnya partisipasi pemilih ini juga terjadi di kecamatan yang dipantaunya yakni Kecamatan Tanjung Emas dengan 39 persen partisipasi pemilihnya.

Hal disampaikan Al Azhar yakni menyangkut kehadiran saksi dari calon anggota DPD RI saat rekapitulasi hasil penghitungan suara maupun saat pencoblosan.

"Saksi dari calon itu banyak yang tidak hadir, baik saat hari pencoblosan hingga proses rekap. Hanya satu dua orang saksi calon yang hadir," tukas Al Azhar.

Sehari sebelumnya, persisnya di hari pencoblosan, PTPS 003 Nagari Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan, Yona menyebutkan, dari lima buat TPS yang ada di Nagari Sawah Tangah itu, partisipasi pemilihnya cenderung turun.

"Dari 260 DPT di TPS 003 ini, hingga pukul 12.30 WIB, pemilih yang datang baru 113 orang. Itu pun sudah termasuk empat pemilih DPTb yang merupakan mahasiswa yang sedang KKN di nagari ini," ujarnya.

Dirinya mengaku tidak tahu pasti apa penyebab turunnya partisipasi pemilih pada PSU kali ini. (*)

Komentar