Reti mengatakan Rakor Forikan ini juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai antar-TK pada Sabtu (31/8/2024). Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan akan ikan sejak dini.
"Kemudian bazar yang diikuti oleh UMKM pengolahan produk perikanan berlangsung selama tiga hari (29/8/2024 sampai 31/8/2024). Mudah-mudahan produk-produk pengolahan perikanan ini diminati masyarakat," ucap Reti.
Selain itu, tuturnya, ada pameran aquascape dan pameran ikan hias berlangsung sejak 29 hingga 31 Agustus. "Bagaimana kecintaan akan ikan hias ini meningkat," ujarnya.
Reti menyebutkan DKP Sumbar juga memfasilitasi bagi masyarakat yang ingin melakukan pengujian formalin selama tiga hari Rakor Forikan ini. Syaratnya, membawa contoh sampel baik ikan olahan atau ikan segar untuk dilakukan pengujian.
"Dinas ini memiliki laboratorium pengujian. Memeriahkan rakor ini, kami menyediakan satu stan pengujian formalin disertai petugas dan alat laboratorium. Pengujian ini tanpa dipungut biaya atau gratis," ajaknya.
Terakhir, sebut Reti, pihaknya memberikan ikan gratis selama tiga hari penyelenggaraan rakor dengan total 1.500 kg ikan. Pada hari pertama dibagikan 300 kg ikan, hari kedua 300 kg ikan dan hari terakhir 900 kg. "Dengan harapan masyarakat semakin mencintai ikan," harapnya.
Ia mengajak warga Kota Padang untuk turut meramaikan rangkaian kegiatan Rakor Forikan se-Sumbar ini. "Kami mengundang masyarakat Kota Padang untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut," ajak Reti. (*)


Komentar