Kuliah Umum di Unand, Prof Rokhmin Dahuri Tekankan Tiga Kunci Sukses di Abad 21

Metro- 30-08-2024 15:37
Rektor Unand Efa Yonnedi PhD memberikan cinderamata kepada Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan IPB University Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS saat Kuliah Umum Wisuda IV di Auditorium Unand, Jumat (30/8/2024). IST
Rektor Unand Efa Yonnedi PhD memberikan cinderamata kepada Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan IPB University Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS saat Kuliah Umum Wisuda IV di Auditorium Unand, Jumat (30/8/2024). IST

Iptek terkait dengan teknik dan manajemen lingkungan dan keberlangsungan. Iptek terkait dengan industri 4.0, Data Science, penyusunan Big Data, IoT, AI, Cloud Computing, Blockchain, Robotics, Drone, Advanced Material, Biotechnology, dan Nanoteknologi.

"Iptek terkait dengan pembangunan ekonomi, bisnis dan manajemen. Iptek rekayasa sosial dan manajemen, psikologi, sosiologi, atropologi, hukum dan lain-lain. Dan Iptek terkait dengan Hankam," ungkap Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) itu.

Prof Rokhmin menjelaskan karaktersoft skills mencakup kemampuan memahami kekuatan dan kelemahan diri, kemampuan memahami kemauan dan kesukaan orang lain (mitra) Kemampuan terus memelihara dan memompa motivasi untuk menjadi yang terbaik;

"Kemampuan analisis dan memecahkan masalah, kreatif dan inovatif, kepemimpinan, kewirausahaan, kolaborasi. Dan tak kalah pentingnya kemampuan bahasa asing (Inggris, Arab, Mandarin, dan lain-lain)," tutur Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong (2001-2004) ini.

Adapun akhlak mulia terdiri dari: shidiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), fathonah (cerdas dan visioner), mampu menyampaikan dan berbagi kelebihan kepada orang lain, sabar dan syukur. "Kemudian qana’ah (sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya), tidak iri dan dengki, serta tidak pemarah dan pendendam," sebutnya.

Kemudian, peningkatan kualitas SDM yang saat ini sudah bekerja. Yakni Upskilling untuk jenis-jenis pekerjaan yang masih exis saat ini.

Tapi dengan perkembangan Iptek baru, diperlukan peningkatan pengetahuan, skills (keterampilan), expertise (keahlian), dan etos kerja. "Melalui training di perusahaan (tempat kerja) masing-masing, BLK (Balai Latihan Kerja), perusahaan konsultan, SMK, Perguruan Tinggi Vokasi, dan lainnya," paparnya.

Kemudian, tutur Prof Rokhmin, Reskilling untuk menambah (mengubah) pengetahuan, skills, expertise, dan etos kerja baru. "Seiiring dengan pesatnya perkembangan Iptek di abad-21 ini, khususnya terkait dengan jenis-jenis teknologi Industry 4.0, seperti: Digital Coding, Big Data, IoT, AI, Blockchain, Cloud Computing, Robotics, Drone, Advanced Materials, Biotechnology, dan Nanotknologi," ucapnya.next

Komentar