Padang, Arunala.com---Tingkat konsumsi ikan di Sumbar masih di bawah nasional. Tahun 2023 lalu, angka konsumsi ikan di Sumbar mencapai 44,8 kg/kap/tahun. Sementara nasional tahun 2023 mencapai 55,27 kg/kap/tahun.
"Padahal, daerah ini memiliki wilayah laut yang luas. Tidak itu saja di daratan pun daerah ini memiliki kolam ikan, sungai dan danau," kata Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Sumbar Harneli Bahar di sela-sela peninjauan stan peserta lomba masak serba ikan dan lomba masak ikan gariang di halaman Gedung Rohana Kudus, Sabtu (31/8/2024).
Diketahui, lomba masak serba ikan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar ini diikuti 16 peserta dari Forikan kab kota se-Sumbar. Dan lomba masak ikan gariang diikuti 13 peserta umum dari perguruan tinggi, BUMN dan Forkopimda.
Ia mengatakan sama-sama diketahui, ikan merupakan salah satu sumber makanan yang tinggi zat gizi. Adapun zat gizinya, antara lain protein yang tinggi, omega 3, asam lemak tak jenuh, vitamin A, vitamin D, vitamin B6, dan vitamin B12. Zat gizi yang terkandung dalam ikan bermanfaat meningkatkan kecerdasan dan kesehatan anak.
"Protein pada ikan juga bisa menjadi solusi penanganan persoalan kekurangan gizi pada anak, termasuk menekan kasus stunting," tutur Ketua Tim TP PKK Sumbar ini.
Ia melihat kondisi saat ini pada masyarakat atau generasi gen Z yang masih kurang menyukai ikan. Ini menjadi sebuah tantangan tersendiri, bagaimana memunculkan daya tarik tersendiri dalam mengonsumsi ikan ini.
"Kami mengimbau para orang tua agar mengkreasikan atau mendiversifikasikan produk olahan ikan agar enak dikonsumsi dan menjadi daya tarik bagi anak Dengan harapan nantinya terjadi peningkatan konsumsi ikan," ucapnya.
Ia mencontohkan negara Jepang. Kecerdasan anak-anak negara Jepang salah satunya didorong oleh konsumsi ikan. "Inilah yang harus ditiru. Meski tidak dianjurkan mengonsumsi ikan mentah seperti di Jepang. Tapi mungkin pengolahan ikan dengan waktu tidak lama memasaknya. Jika pun diolah menjadi nugget atau bakso ikan, jangan sampai merusak gizi yang terkandung dalam ikan," harap Harneli.next


Komentar