>
Perhumas Indonesia, kata Boy, berkomitmen menjadikan forum ini sebagai media untuk mengangkat brand Indonesia di kancah internasional. "Bahkan dapat menjadi barometer kemajuan dunia kehumasan atau public relations di Indonesia," tutur Boy.
Wakil Rektor IV Unand Dr Henmaidi ST MEng SC mengatakan dalam membangun citra, reputasi dan hubungan dengan publik dalam era digitalisasi yang berkembang pesat saat ini, tantangan praktisi humas semakin berat dan kompleks.
"Teknologi informasi dan komunikasi khususnya penggunaan artificial intelligence terlalu membaca kita dalam berkomunikasi," tuturnya.
Ia menekankan informasi di dunia digital saat ini menyebar dan meluas tanpa dapat dikontrol. Informasi baik menyebar kalah cepat dengan informasi yang buruk. "Ibarat pepatah Minang kabar baik itu harus disebarkan. Sementara kabar buruk dia menyebar sendir dan ingin pertama menyebarkan informasi tersebut," tekan Henmiadi.next


Komentar