.
Selama Januari hingga September 2024, sambungnya, Basarnas telah melaksanakan 1.876 operasi SAR di seluruh Indonesia, dengan 33.289 korban berhasil diselamatkan dan 1.406 korban meninggal dunia.
Angka ini mencerminkan besarnya kebutuhan peningkatan kesiapsiagaan nasional terhadap bencana.
Sementara itu, Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, mengapresiasi upaya Basarnas dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Sumbar.
Audy menilai, SAR di Padang merupakan salah satu tim SAR paling aktif di Indonesia. Audy menilai, selain terlatih, SAR di Kota Padang juga berpengalaman, baik di darat maupun di laut.
Dia menyebut, potensi megathrust adalah ancaman nyata, dan dampaknya berpotensi meluas bagi sejumlah daerah kabupaten kota.
"Ini tanggung jawab bersama, kita semua harus saling mendukung dan bersinergi. Kami berterima kasih kepada Kepala Basarnas atas dukungannya di Sumbar,” ujar Audy.
Audy berharap, agar Simulasi Latihan Gabungan ini menjadi momentum penting untuk mengasah dan memperkuat kesiapsiagaan Sumatera Barat dalam menghadapi potensi bencana.
"Dengan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam mengantisipasi megathrust semakin solid dan terarah," tutupnya (*)


Komentar