.
“Oleh karena itu, diperlukan media untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan atau komunikasi pembangunan,” jelasnya.
Selain itu, terangnya, para jurnalis juga harus berpikir objektif dan berikan pembelajaran pada masyarakat di daerah wisata agar bisa memahami wisatawan yang hadir itu punya karakter sendiri.
"Dengan demikian jurnalis melalui medianya sebagai alat saluran komunikasi tentunya memiliki fungsinya sendiri, untuk membantu peningkatan kunjungan wisata ke daerah ini,” kata Novrianto.
Dirinya berharap, dengan adanya workshop ini, media massa mampu membentuk opini publik yang memiliki peran penting dalam proses pengembangan pariwisata di Sumbar. (*)


Komentar