KI Sumbar akan Nilai 394 Badan Publik

Metro-9 hit 01-07-2021 14:30
Gunakan Aplikasi E-Monev KI Sumbar akan Nilai 394 Badan Publik
Gunakan Aplikasi E-Monev KI Sumbar akan Nilai 394 Badan Publik

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Sebanyak 394 Badan Publik (BP) yang ada di Sumbar akan dinilai keseriusannya oleh Komisi Informasi (KI) Sumbar dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.

Pada penilaian tahun ini, KI Sumbar menerapkan aplikasi baru guna memudahkan badan publik melakaukan pengisian kuisioner yang diberikan KI agar tidak lagi manual tapi secara elektronik.

"Karena masih masa pandemi, maka sistem monev kami laksanakan terhadap ratusan badan publik itu secara elektronik yakni memakai aplikasi e-Monev," kata Ketua Monev KI Sumbar 2021, Tanti Endang Lestari seusai launching aplikasi e-Monev Keterbukaan Badan Publik, di salah satu hotel di Padang, Kamis (1/7).

Baca Juga

Penilaian yang dilakukan KI Sumbar tahun ini, sebut Tanti, tidak lain merujuk pada UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana menuntut badan publik untuk mengimplementasikan hal itu kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska dalam sambutannya, menyampaikan bahwa e-Monev ini sangat strategis untuk mencermati siapa saja badan publik yang profesional, bertanggungjawab, dan tidak sewenang-wenang.

"Dengan e-Monev ini akan bisa memotret dan melihat sejauh mana badan publik terbuka terhadap publik," ujar Nofal.

Adapun ujung dari e-Monev KI Sumbar ini nantinya, dari pemeringkatan yang dilakukan, akan diserahkan penghargaan, atau Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP), pada masing-masing kategori dengan prediket yang diraih.

Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Sumbar, Jasman Rizal mewakili Gubernur, menyampaikan informasi itu adalah hak masyarakat untuk mengetahuinya.

"Keterbukaan informasi publik itu merupakan sebuah keniscayaan. Tetapi terbuka bukan berarti telanjang. Ada informasi yang dikecualikan, di antaranya hal-hal yang merugikan negara," ujarnya.

Bagi masyarakat Sumbar, atau Minang yang egaliter dan demokratis, lanjut Jasman, persoalan keterbukaan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dan pionir dalam masalah ini.

Dalam kesempatan acara launching e-Monev dilakukan juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) KIP, antara KI Sumbar dan Perguruan Tinggi (PT), di antaranya dengan Unand dan IAIN Bukittinggi.

Komentar