RSUP Dr. M. Djamil Jadi Pusat Pelatihan Laparoskopi Nasional

Kesehatan- 28-11-2025 18:24
Penandatanganan kerja sama Fellowship Endo-Laparoscopic antara RSUP Dr. M. Djamil dan Kolegium Bedah yang ditandatangani oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua dan Ketua Kolegium Bedah dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B, FINACS, M.Kes. Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS. IST
Penandatanganan kerja sama Fellowship Endo-Laparoscopic antara RSUP Dr. M. Djamil dan Kolegium Bedah yang ditandatangani oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua dan Ketua Kolegium Bedah dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B, FINACS, M.Kes. Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS. IST

.

Kemenkes memastikan upaya perluasan layanan ini akan didukung penuh dari sisi fasilitas dan anggaran. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Kemenkes memberikan bonus anggaran signifikan, yaituRp 500 miliar untuk pembangunan gedung baru RSUP Dr. M. Djamil. Menkes juga berpesan agar dana tersebut juga digunakan untuk membangun laboratorium yang bagus untuk Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi (PDRPI)FK Unand.

Selain itu, Menkes menjanjikan pada tahun 2026 dan 2027, satu rumah sakit di tiap 514 kabupaten/kota akan mendapatkan set peralatan layanan laparoskopi dari Kementerian Kesehatan, memastikan pengadaan alat diikuti dengan pengampuan sumber daya manusia.

Acara tersebut juga menjadi momen penandatanganan kerja sama termasuk antara RSUP Dr. M. Djamil dengan PT Olympus Singapore Ltd dan PT Olympus Medical Indonesia, serta penandatanganan kerja sama Fellowship Endo-Laparoscopic antara RSUP Dr. M. Djamil dan Kolegium Bedah. Semua penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan dr. Azhar Jaya.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik pendirian Endo-Laparoscopy Education and Training Centerini, menekankan ini adalah upaya nyata untuk memenuhi amanat Undang-Undang Kesehatan. "Dengan adanya pusat pelatihan ini, kita berharap aksesibilitas layanan minimal invasif di Sumbar dan sekitarnya semakin merata," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, mengatakan hadirnya pusat pelatihan ini menjadi tonggak penting dalam roadmap pengembangan Center of Excellence. "Operasi minimal invasif, endoskopi, dan laparoskopi adalah masa depan pelayanan bedah modern yang lebih cepat, lebih aman, dan meningkatkan kualitas hidup pasien," tukasnya. (*)

Komentar