Padang, Arunala.com - Sejumlah pengemudi ojek online dari dua kominitas yakni Tim Rajawali Sutomo (TRS) dan URC DOOS hadir mengikuti kegiatan reses perorangan yang diadakan Ketua DPRD Sumbar, Muhidi di aula rumah dinasnya Sabtu (7/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Muhidi menekankan pentingnya keseimbangan antara kesuksesan dunia dan akhirat.
Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses dan bimbingan yang tepat.
"Sukses dunia itu penting, tapi sukses akhirat itu wajib. Kalau ingin sukses, harus ada mentor atau pelatih yang membimbing," ujarnya.
Dirinya juga mengungkapkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk pelatihan UMKM yang direncanakan berlangsung pada April atau Mei 2026 mendatang.
"Anggarannya sudah ada. Tinggal jadwal dan data pesertanya. Saat pelatihan nanti, yang dirubah bukan hanya skill, tapi juga mindset agar bisa mendapatkan kemampuan terbaik," ujarnya.
Menurutnya, pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta agar benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Perubahan cara berpikir dinilai menjadi kunci agar masyarakat, termasuk pengemudi ojek online, dapat berkembang dan mandiri.
Menyinggung soal pelatihan dan pemberdayaan, jadi salah satu aspirasi pengemudi ojek online yang mengapung dalam pertemuan mereka dengan Ketua DPRD Sumbar ini.
Para pengemudi ojol berharap mendapat bekal keterampilan untuk menghadapi kehidupan ke depan.
Untuk hal ini, Muhidi menyampaikan silakan saja diskusi secara bersama, skill apa yang dibutuhkan.
"Saya akan coba komunikasikan agar bisa ikut pelatihan sesuai kebutuhan. Dengan skill, peluang berkembang akan lebih besar," katanya.
Hal lainnya yang kembangan dalam pertemuan itu menyangkut aturan teknis agar pengemudi ojek online tidak dirugikan oleh kebijakan yang ada.
"Saya minta aturan-aturannya disusun lengkap. Aturan pusat bisa kita follow up di daerah, baik di provinsi melalui gubernur maupun di kota melalui wali kota. Kita ingin aturan yang adil, karena ojol bekerja siang malam, tapi penghasilannya belum sebanding," tukas Muhidi.
Diaakhir pertemuan, Muhidi berpesan agar komunitas ojek online tetap menjaga kekompakan, kesehatan, dan keselamatan dalam bekerja.
"Jangan ceroboh di jalan. Layani masyarakat dengan baik, karena dengan kepercayaan, insyaallah rezeki akan dimudahkan," tutupnya. (tqa)


Komentar