Kesiapan Sambut Idul Fitri 2026, Wako Yota Balad Pimpin FGD Bersama Forkopimda

Metro- 09-03-2026 15:04
Wako Yota Balad pimpin FGD bersama Forkopimda dan pemangku kepentingan di kota itu terkait antisipasi kerawanan saat libur Lebaran di kota tersebut, Senin (9/3/2026). IST
Wako Yota Balad pimpin FGD bersama Forkopimda dan pemangku kepentingan di kota itu terkait antisipasi kerawanan saat libur Lebaran di kota tersebut, Senin (9/3/2026). IST

Pariaman, Arunala.com - Wali Kota Pariaman, Yota Balad memimpin Focus Group Discussion (FGD) bersama Forkopimda dan pemangku kepentingan di kota itu Senin (9/3/2026).

FGD yang diadakan di ruang kerja wali kota ini guna memastikan kelancaran pelaksanaan menyambut Idul Fitri 1447 H.

Pembahasan difokuskan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan hari raya di Kota Pariaman dapat berlangsung secara aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, baik warga lokal maupun para pemudik.

Hal ini menindaklanjuti sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah pada Perayaan Idul Fitri 1447 H/Tahun 2026.

Dalam SE tersebut, beberapa langkah strategis yang diminta kepada kepala daerah antara lain: pertama, mengantisipasi potensi kerawanan dan gangguan selama libur Idul Fitri serta memperkuat koordinasi dengan Forkopimda.

Kedua, meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran termasuk kelancaran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ketiga, melakukan pemantauan dan pengendalian inflasi daerah. Keempat, memastikan kesiapan penyelenggaraan kegiatan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Yota Balad mengatakan, mengantisipasi kondisi kerawanan selama Hari Raya Idul Fitri ini, terutama pada saat Pariaman Barayo dalam penyalahgunaan lahan dan pembalakan terutama parkir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Setiap melakukan pengelolaan harus ada penertiban dan regulasinya," tukasnya.

Petugas parkir yang bertugas, tegasnya, harus ada regulasi, sehingga tidak ada lagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menyalahgunakannya.

"Pemerintah daerah tidak akan sanggup melaksanakan ini tanpa bantuan Forkopimda dan pihak terkait," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya ketersediaan bahan pangan pokok dan ketersediaan energi demi kelancaran distribusi BBM agar tidak terjadi kelangkaan di titik-titik vital. (*/cpt)

Komentar