Muhidi: DPRD Kawal Terus Proses Penyusunan RKPD Sumbar Tahun 2027

Metro- 09-04-2026 07:40
Ketua DPRD Sumbar Muhidi bersama Gubernur Mahyeldi dan lainnya saat hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Sumbar 2027, di gubenuran Sumbar, Rabu (8/4/2026). IST
Ketua DPRD Sumbar Muhidi bersama Gubernur Mahyeldi dan lainnya saat hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Sumbar 2027, di gubenuran Sumbar, Rabu (8/4/2026). IST

.

Dengan semangat "Serempak Bergerak", Pemprov Sumbar menargetkan investasi menyentuh Rp13,3 triliun tahun tersebut, guna memacu pertumbuhan ekonomi lebih progresif.

Mahyeldi mengakui, fondasi ekonomi Sumbar saat ini tengah diuji akibat rentetan bencana hidrometeorologis.

Hingga akhir 2025, total kerugian tercatat mencapai Rp33,55 triliun, dengan wilayah terdampak utama seperti Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Padang Pariaman yang berkontribusi lebih dari 40 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) provinsi.

Meski demikian, ia menyebut sejumlah indikator makro daerah masih menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 tercatat sebesar 77,27 atau berada di atas rata-rata nasional, sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 5,31 persen.

"Capaian ini menjadi modal penting bagi Sumatera Barat untuk melakukan lompatan pembangunan pada 2027," katanya.

Untuk mendorong percepatan tersebut, Mahyeldi menekankan perlunya perubahan pola kepemimpinan di daerah. Ia meminta bupati dan wali kota berperan layaknya Chief Executive Officer (CEO) yang pro terhadap investasi.

Menurutnya, kepala daerah harus mampu menjadi problem solver di lapangan, terutama dalam memastikan kepastian tata ruang dan ketersediaan lahan bagi investor. (*/cpt)

Komentar