Padang, Arunala.com—Memperingati Hari Kesehatan Dunia, Tropicana Slim kembali menggelar kampanye tahunan Beat Diabetes sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit diabetes sekaligus memberikan pemahaman bahwa kondisi ini masih dapat dikelola, bahkan berpeluang mencapai remisi melalui perubahan gaya hidup yang sehat dan konsisten. Program Beat Diabetes 2026 dilaksanakan secara serentak di 35 kota di Indonesia sebagai bentuk komitmen berkelanjutan Tropicana Slim yang telah lebih dari lima dekade dipercaya oleh dokter, ahli gizi, dan masyarakat dalam membantu mengontrol asupan gula, garam, dan lemak.
Di Kota Padang, kegiatan Beat Diabetes 2026 dipusatkan di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Sabtu (11/4/2026) dengan mengusung tema "Beat Diabetes, Kejar Remisi". Tema ini menegaskan diabetes bukanlah akhir dari segalanya, melainkan kondisi yang masih dapat dikendalikan dengan pendekatan yang tepat. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Fionaliza, M.K.M.
Dalam sambutannya dr. Fionaliza menyampaikan apresiasi kepada PT Nutrifood Indonesia, khususnya Tropicana Slim, atas kontribusinya dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. "Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya memahami risiko penyakit, tetapi juga mampu mengambil langkah nyata dalam pencegahan dan pengendalian diabetes. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat perlu terus dibangun agar perubahan perilaku hidup sehat dapat terjadi secara menyeluruh," katanya.
Ia menjelaskan penerapan pola hidup sehat harus dimulai dari individu, dengan memperhatikan pola makan seimbang, rutin beraktivitas fisik, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. "Kami berharap kegiatan seperti ini mampu menjadi pemicu bagi masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari," ajaknya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow yang menghadirkan dr. Dinda Aprilia, Sp.PD-KEMD, FINASIM. Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, dr. Dinda memaparkan diabetes, khususnya tipe 2, sangat berkaitan erat dengan gaya hidup, sehingga pengelolaannya pun harus berfokus pada perubahan kebiasaan sehari-harinext


Komentar