BPBD Padangpariaman Bentuk Destana di Seulayat Ulakan

Metro- 10-11-2021 07:45
Asisten I Setkab Padangpariaman, Rudi Rahmad buka kegiatan pembentukan Destana Nagari Seulayat Ulakan, Selasa (9/11). (Dok : Istimewa)
Asisten I Setkab Padangpariaman, Rudi Rahmad buka kegiatan pembentukan Destana Nagari Seulayat Ulakan, Selasa (9/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Ada banyak upaya yang dilakukan untuk mengurangi resiko dari sebuah bencana, salah satunya adalah dengan di bentuknya ketangguhan masyarakat melalui pembentukan dan pengembangan desa/kelurahan/nagari tangguh bencana berbasis komunitas.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan kepala BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. Berkaitan dengan itu, Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) Nagari Seulayat Ulakan.

Asisten I Setkab, Rudi Rahmad, yang membuka acara pembentukan Destana itu menyampaikan beberapa pesan kepala daerah, terkait partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana dan kesiapan stakeholder terkait dalam pembentukan Destana itu.

"Kegiatan ini merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Kabupaten Padangpariaman dan akan dilaksanakan oleh BPBD, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026," kata Rudi Rahmad.

Dia menjelaskan, sama-sama diketahui berbagai bencana dimiliki Padangpariaman tidak terkecuali di Nagari Seulayat Ulakan.

Karena itu masalah kebencanaan ini harus jadikan IKU daerah, agar hal itu bisa mengurangi risiko terjadinya ancaman bencana yang akan menimpa dan bisa menimbulkan kerugian harta benda dan nyawa.

"Makanya, memang sangat diperlukan adanya sebuah desa tangguh bencana, karena sebuah desa atau nagari akan memiliki kemampuan mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana," ucap Rudi Rahmad lagi.

Menurutnya, kemampuan ini, diwujudkan dalam perencanaan pembangunan yang mengandung upaya-upaya pencegahan, kesiapsiagaan, pengurangan risiko bencana dan peningkatan kapasitas untuk pemulihan pasca keadaan darurat.

Kalaksa BPBD Padangpariamab, Budi Mulya menyampaikan tujuan pembentukan Destana adalah sebagai upaya pengurangan risiko bencana berbasiskan komunitas masyarakat nagari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama enam kali pertemuan dan diikuti peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari wali korong, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, niniak mamak dan alim ulama serta lainnya.(*)

Komentar