Ajak Masyarakat Sukseskan SE2206, Mahyeldi: Data Akurat Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan

Ekonomi- 28-06-2026 14:02
Gubernur Mahyeldi bersama Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Sumbar di Halaman Kantor Gubernur, Minggu lagi (28/6/2026). IST
Gubernur Mahyeldi bersama Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Sumbar di Halaman Kantor Gubernur, Minggu lagi (28/6/2026). IST

Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus.

Menurutnya, data ekonomi yang akurat menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Sumbar bersama Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (28/6/2026).

Mahyeldi menegaskan Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memotret kondisi dan dinamika perekonomian daerah secara menyeluruh.

"Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita akan memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi dan perkembangan usaha di Sumbar, kata Mahyeldi.

Data yang dihasilkan, sebutnya, nanti akan menjadi landasan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat dunia usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan sensus di Sumbar.

Menurutnya, data yang valid sangat dibutuhkan dalam proses perencanaan, monitoring, hingga evaluasi pembangunan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, perubahan pola konsumsi masyarakat, dan munculnya berbagai jenis usaha baru.

"Melalui data yang akurat, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, mulai dari pengembangan UMKM, pembangunan infrastruktur ekonomi, hingga peningkatan daya saing pelaku usaha," katanya.

Mahyeldi juga memberikan apresiasi kepada BPS Provinsi Sumbar yang telah menerjunkan sebanyak 5.480 petugas sensus untuk melakukan pendataan lapangan sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat memberikan dukungan agar proses pendataan berjalan lancarnext

Komentar