.
Kedua helikopter dijadwalkan kembali melakukan operasi pembasahan (water bombing) dan pendinginan (cooling down) dari Bandara Pondok Cabe pada, Kamis ini (2/7/2026) guna mempercepat pengendalian api.
Meski demikian, proses pemadaman masih menghadapi berbagai kendala, disamping medan yang sulit.
Petugas harus berhadapan dengan titik api yang berada di puncak timbunan sampah serta kepulan asap tebal yang mengurangi jarak pandang dan menyulitkan proses pemadaman.
Melihat kompleksitas penanganan di lapangan, BNPB merekomendasikan aktivasi Pos Komando (Posko) terpadu agar koordinasi lintas instansi semakin optimal dalam penanganan kebakaran maupun dampaknya terhadap masyarakat.
BNPB juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran agar mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat asap pekat menyelimuti kawasan.
Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memberikan perlindungan khusus kepada balita, lansia, serta penderita penyakit pernapasan, dan hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah guna menghindari penyebaran informasi yang tidak benar.
"Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api agar kebakaran tidak meluas ke area lainnya serta memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,"imbuh Abdul Muhari. (*/dpg)


Komentar