Padang, Arunala.com - Festival Kota Tua Padang 2026 dipastikan kembali digelar dengan konsep yang lebih semarak dan berkelas.
Mengusung semangat kebinekaan, pelestarian budaya, serta penguatan sektor pariwisata, festival tahun ini akan menghadirkan berbagai atraksi budaya, kuliner khas, hingga Kejuaraan Barongsai Internasional Piala Gubernur Sumbar.
Wakil Ketua Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Albert Indra Lukman, mengatakan, Festival Kota Tua merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan untuk mendukung pengembangan Kota Tua Padang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumbar.
"Festival Kota Tua bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan keberagaman masyarakat Kota Padang kepada wisatawan lokal maupun mancanegara," ujar Albert.
Menurutnya, festival ini menjadi semakin istimewa karena direncanakan masuk dalam Kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diinisiasi Kementerian Pariwisata.
Jika terealisasi, hal ini akan semakin memperkuat posisi Kota Padang sebagai destinasi wisata nasional yang memiliki daya saing tinggi.
Rangkaian kegiatan tahun ini akan dipadukan dengan Kejuaraan Barongsai Internasional Piala Gubernur Sumbar yang diikuti peserta dari berbagai negara.
Selain itu, festival juga akan diramaikan dengan kegiatan Kota Tuaran yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2026, sehingga menghadirkan perpaduan antara olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu momentum besar.
Albert menjelaskan, Festival Kota Tua mengusung konsep keberagaman yang menjadi ciri khas Kota Padang melalui penampilan seni dan budaya dari berbagai etnis yang hidup berdampingan, yakni Tionghoa, Minangkabau, Nias, dan Keling (India).
Keberagaman tersebut menjadi simbol keharmonisan yang selama ini terjalin di kawasan Kota Tua.
"Festival ini mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman. Berbagai pertunjukan seni tradisional, budaya lintas etnis, dan kuliner khas akan menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dan wisatawan," katanyanext


Komentar