Padang, Arunala.com - Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, terus memperkuat silaturahmi dan konsolidasi dengan pengurus serta warga Nahdlatul Ulama (NU) di berbagai daerah, termasuk di Sumbar.
Dalam kunjungannya ke Sumatera Barat, Gus Kikin menyampaikan gagasan penguatan organisasi NU dengan kembali menjadikan Qanun Asasi sebagai salah satu pijakan utama dalam menjalankan roda organisasi.
Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari, harus terus menjadi landasan dalam menghadapi tantangan organisasi dan perkembangan zaman.
"Silaturahmi ke daerah-daerah ini menjadi ruang untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan apa yang harus kita lakukan ke depan. Salah satunya dengan membawa Kitab Qanun Asasi, yang menjadi asas NU sejak awal didirikan," ujar Gus Kikin ketika silaturahmi dengan Pengurus NU se Sumbar, Jumat (21/8/2026).
Tiga Pilar Penguatan NU
Gus Kikin memaparkan sejumlah fokus yang menjadi bagian dari gagasannya untuk memperkuat NU ke depan.
Salah satunya adalah penataan organisasi, dengan memperbaiki tata kelola kelembagaan agar semakin tertib, efektif, dan sesuai dengan nilai-nilai dasar NU. Selain itu, penguatan ekonomi umat menjadi perhatian penting.
Menurutnya, potensi ekonomi warga NU di berbagai daerah dinilai perlu digali dan dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Poin ketiga bidang pendidikan juga menjadi salah satu prioritas. Penataan lembaga pendidikan NU, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk pembenahan legalitas, perizinan, sertifikasi aset tanah, serta penguatan kurikulum yang berlandaskan Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Dorong Potensi NU Sumbar
Khusus di Sumatera Barat, Gus Kikin melihat adanya potensi besar yang dapat dikembangkan melalui penguatan ukhuwah dan kolaborasi antara pengurus, pesantren, lembaga pendidikan, serta warga NUnext


Komentar