Kejati Sumbar Beberkan Capaian Kinerja Periode Januari - Agustus 2026, Penanganan Perkara Tercatat Real Time

Metro- 02-09-2026 14:49
Kajati Sumbar, Dedie Tri Hariyadi bersama pejabat utama di instansi ini serahkan jaket anti korupsi pada pengendara ojek online seusai peringati Hari Jadi Kejaksaan RI, di depan kantor Kejati Sumbar, Padang, Rabu (2/9/2026). (dok: arunala.com)
Kajati Sumbar, Dedie Tri Hariyadi bersama pejabat utama di instansi ini serahkan jaket anti korupsi pada pengendara ojek online seusai peringati Hari Jadi Kejaksaan RI, di depan kantor Kejati Sumbar, Padang, Rabu (2/9/2026). (dok: arunala.com)

.

Seluruh Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri di wilayah hukum Sumbar terus menangani perkara tindak pidana umum melalui tahapan prapenuntutan, penuntutan, hingga eksekusi, dengan sejumlah satuan kerja mencatatkan tingkat penyerapan anggaran dan capaian kinerja penanganan perkara di atas 85 persen.

Untuk Bidang Pidum, ulas Dedie, turut aktif menjalankan mekanisme Restorative Justice (RJ) dalam penyelesaian perkara yang memenuhi syarat, sejalan dengan semangat penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan.

Penanganan Perkara Tercatat Real Time

Di bidang Pidsus mencatatkan tingkat kepatuhan pencatatan perkara pada Case Management System (CMS) sebesar 100 persen, memastikan seluruh tahapan penanganan perkara tercatat dan termutakhirkan secara real-time.

Utilisasi sarana dan prasarana pendukung penegakan hukum turut tercatat optimal, mencapai 100 persen dari yang tersedia.

Dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Bidang Pidsus mencatatkan tingkat keberhasilan penanganan perkara sebesar 100 persen dari target yang ditetapkan.

Selain itu, juga tingkat keberhasilan penyelamatan dan pengembalian kerugian negara sebesar 50 persen dari total nilai kerugian negara yang harus dipulihkan, didukung optimalisasi asset tracing sejak tahap penyelidikan/penyidikan.

Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), indeks kepuasan layanan publik di bidang penegakan hukum tercatat sebesar 80 persen.

Ciptakan 11 Inovasi

Bidang Datun mencatatkan 625 layanan hukum kepada masyarakat dan instansi pemerintah selama periode berjalan, dengan 237 Nota Kesepahaman (MoU) yang masih berlaku serta 11 program inovasi di berbagai satuan kerja.

Program itu di antaranya "Sabana Elok", "Saba Manjadi", layanan hukum gratis di ruang publik, pendampingan sertifikasi tanah aset desa dan tanah wakaf, hingga layanan konsultasi hukum melalui WhatsApp.

Bidang Datun turut mendampingi sejumlah Proyek Strategis Nasional di Sumbar, termasuk pembangunan Jalan Tol Pekanbaru--Padang Panjang--Sicincin.

Kemudian flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I), serta pengembangan fasilitas pelabuhan di Teluk Tapang dan Carocok Painannext

Komentar