Buka MTQ Sijunjung, Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al Quran dalam Kehidupan

Metro- 15-10-2026 20:55
Gubernur Mahyeldi didampingi Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir buka secara resmi MTQ 2026 Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung di Lapangan Sepak Bola Tunas Karya, Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Kamis (15/10/2026). IST
Gubernur Mahyeldi didampingi Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir buka secara resmi MTQ 2026 Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung di Lapangan Sepak Bola Tunas Karya, Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Kamis (15/10/2026). IST

Sijunjung, Arunala.com - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan, keberhasilan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan tetapi juga dilihat dari sejauh mana nilai-nilai Al Quran diamalkan dalam kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat membuka MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung di Lapangan Sepak Bola Tunas Karya, Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Kamis (15/10/2026).

Menurut Mahyeldi, MTQ memiliki peran strategis dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat Sumbar yang memegang teguh falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

"Suksesnya penyelenggaraan MTQ itu jangan hanya dilihat dari lancarnya penyelenggaraan tapi juga perlu diukur dari sejauh mana nilai-nilaiAl Quran diamalkan dalam kehidupan masyarakat," kata Mahyeldi.

Ia berharap, nilai-nilai Al Quran dan ajaran Rasulullah tidak hanya dipahami melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga tercermin dalam pikiran, ucapan, dan perilaku masyarakat sehari-hari.

Karena itu, Mahyeldi menilai pelaksanaan MTQ secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, perlu terus diperkuat.

Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembinaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Al Quran.

Di sisi lain, Mahyeldi juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota agar mempercepat pelaksanaan MTQ di daerahnya masing-masing.

Langkah tersebut diperlukan untuk memberikan waktu pembinaan yang lebih optimal bagi peserta potensial yang akan berlaga di tingkat provinsi dan nasional.

"Kita berharap dari MTQ yang dilaksanakan di kabupaten dan kota akan lahir qori dan qoriah terbaik yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional," ujarnya.

Mahyeldi menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, MTQ Nasional 2027 direncanakan berlangsung di Provinsi DKI Jakarta, kemungkinan pada September 2027next

Komentar