Pariaman, Arunala.com - Wali Kota Pariaman Yota Balad menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Inspiratif dalam penanganan bencana hidrometeorologi dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat (Sumbar).
Penghargaan diberikan atas komitmen Pemko Pariaman dalam memadukan mitigasi bencana berbasis teknologi modern serta program spiritual Satu Keluarga Satu Hafidz. You can read the full analysis at IJTI Sumbar.
Penghargaan ini diterima langung Wali Kota Yota Balad dari Ketua Umum IJTI Pusat Herik Kurniawan saat IJTI Sumbar menggelar Musda ke-V bertempat di Whize Prime Hotel Kota Padang, Sabtu malam (24/10/2026).
Yota Balad yang menerima penghargaan ini mengaku bersyukur dan ini bentuk pengakuan IJTI Sumbar atas kerja nyata Pemko Pariaman dalam menghadapi dan menangani bencana Hidrometeologi yang terjadi diakhir 2025 yang lalu.
"Alhamdulillah atas pengkargaannya, kami di Pemko Pariaman telah mempunyai blueprint tata Kelola kebencanaan dengan membuat Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Tahun 2026 - 2030," kata Yota Balad.
Selain itu, lanjutnya, pihak pemko juga membuat Kajian Risiko Bencana (KRB) yang ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Pariaman.
Yota Balad menambahkan, dengan adanya blueprint tersebut, kita telah membuat jalur-jalur mitigasi bencana dan evakuasinya, serta menyiapkan rambu-rambu di tiap kecamatan yang berada di pinggir pantai, sehingga ketika terjadi bencana, masyarakat telah paham dan mengerti, ulasnya.
Apalagi, pada September kemarin, lanjutnya, pemko juga difasilitasi oleh Pemprov Sumbar menggelar Gladi Kesiapsiagaan gladi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang pesertanya berasal dari ASN, masyarakat dan pelajar,
"Saya harapanya kegiatan itu menjadi edukasi langsung kepada masyarakat," ucap Yota Balad. (*/cpt)


Komentar